Pemain Real Madrid Franco Mastantuono. (ig @realmadrid)
JawaPos.com–Real Madrid tak mengenal kata santai saat memasuki paruh kedua musim. Di Valdebebas, yang ada hanya satu resep dengan kerja keras, kerja keras, dan kerja keras lagi.
Sesi latihan terus digenjot demi menghadapi rangkaian laga krusial, termasuk duel Liga Champions kontra Benfica yang menutup Februari yang padat. Maret diprediksi akan sama sibuknya.
Jika lolos dari babak playoff, tim asuhan Alvaro Arbeloa bisa menjalani hingga enam pertandingan dalam sebulan ke depan. Artinya, kondisi fisik bukan lagi sekadar pendukung melainkan fondasi utama.
Dalam beberapa hari terakhir, satu nama paling merasakan kerasnya program latihan ini Adalah Franco Mastantuono.
Meski sempat terpinggirkan selama tiga pekan, pemain muda Argentina itu justru menjadi salah satu yang pertama merasakan sentuhan Antonio Pintus, pelatih kebugaran yang kembali memimpin tim utama dan bekerja erat dengan Arbeloa. Melansir Defensa Central, klub merancang program fisik khusus untuk Mastantuono setelah menit bermainnya menurun. Fokusnya membangun kekuatan dan daya tahan.
Hasilnya? Sang pemain sayap kanan menambah massa otot antara empat hingga lima kilogram hanya dalam waktu sekitar satu bulan. Untuk pemain berusia 18 tahun, peningkatan tersebut bukan angka kecil. Itu signifikan. Dan lebih dari sekadar angka di timbangan, ini adalah sinyal bahwa Madrid serius membentuknya menjadi aset jangka panjang.
Di atas lapangan, Mastantuono sempat menunjukkan potensinya. Dia memulai lima dari enam laga pertama era Arbeloa, mencetak gol, dan bermain lebih dari 70 menit di sejumlah pertandingan. Secara perlahan, dia tampak menemukan tempatnya.
Namun Arbeloa sendiri sudah memberi sinyal bahwa prosesnya tidak boleh dipaksakan. Klub memahami bahwa perkembangan pemain muda bukan soal instan.
Karena itu, opsi peminjaman musim depan mulai dipertimbangkan. Madrid bukan tanpa pengalaman dalam skema ini.
Endrick Felipe dan Nico Paz saat ini tengah berkembang bersama Lyon dan Como. Rencananya kembali musim depan dengan pengalaman yang lebih matang.
Mastantuono bisa mengikuti jalur yang sama. Bukan mundur selangkah, melainkan mengambil ancang-ancang untuk lompatan yang lebih jauh.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
