Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Februari 2026, 18.40 WIB

Kylian Mbappe Berpotensi Absen Cukup Lama, Real Madrid Kehilangan Ujung Tombak

Kylian Mbappe kokoh jadi top skor Liga Champions 2025/2026 dengan 13 gol, unggul atas Harry Kane dan Erling Haaland. (ESPN)

 

JawaPos.com - Real Madrid harus menghadapi laga penting Liga Champions melawan Benfica tanpa sosok paling tajam mereka musim ini, Kylian Mbappe. Absennya bintang asal Prancis itu jelas menjadi pukulan besar, terutama mengingat kontribusinya yang luar biasa sepanjang musim.

Mbappe diketahui belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut yang dialaminya pada bulan Desember lalu. Dalam beberapa pekan terakhir, striker berusia 27 tahun tersebut sebenarnya tetap bermain sambil menahan rasa sakit. Namun, kondisi itu akhirnya tak bisa dipaksakan lagi.

Ia menghentikan latihan lebih awal pada hari Selasa, sehari sebelum pertandingan kontra Benfica. Tak lama berselang, namanya resmi tidak masuk dalam daftar skuad untuk laga tersebut. Situasi ini langsung memicu kekhawatiran di kalangan pendukung Los Blancos.

Melansir Madrid Universal, menjelang kick-off di Santiago Bernabeu, manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan pembaruan yang justru membuat suasana semakin cemas.

Kylian Mbappe akan absen lebih lama dari sekadar beberapa hari,” kata Arbeloa.

“Tentu saja Kylian harus pulih sepenuhnya sebelum kembali,” tambahnya.

Pernyataan itu mengindikasikan bahwa masalah lutut Mbappe bukan sekadar cedera ringan. Laporan terbaru menyebutkan bahwa ia berpotensi melewatkan setidaknya tiga pertandingan, termasuk laga melawan Benfica, Getafe, dan Celta Vigo.

Yang membuat situasi ini terasa sedikit janggal adalah pernyataan Arbeloa dalam konferensi pers pra-pertandingan sehari sebelumnya, di mana ia menyebut Mbappe akan bugar dan siap bermain.

Dari sisi teknis, kehilangan Mbappe bukan perkara sepele. Musim ini saja ia telah mencetak 38 gol di semua kompetisi dan menjadi mesin gol utama Real Madrid. Tanpa dirinya, lini serang Madrid dipaksa mencari solusi alternatif, entah melalui rotasi, perubahan taktik, atau berharap pemain lain bisa naik level.

Bagi Real Madrid, ini bukan sekadar soal satu pertandingan. Ini soal menjaga stabilitas tim di fase krusial musim. Dan, bagi para Madridista, harapannya cuma satu: Mbappe benar-benar pulih 100 persen sebelum kembali, karena memaksakan diri jelas bukan pilihan bijak.

Musim masih panjang. Tapi, kehilangan ujung tombak di momen penting seperti ini? Rasanya tetap saja bikin deg-degan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore