Kylian Mbappe (Bein Sports)
JawaPos.com - Cedera lutut kiri yang dialami Kylian Mbappe memasuki fase yang semakin krusial. Penyerang andalan Real Madrid itu dikabarkan berusaha menghindari tindakan operasi demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia mendatang.
Namun di sisi lain, kondisi fisiknya belum benar-benar stabil sejak masalah tersebut muncul pada Desember lalu.
Situasi ini menempatkan Madrid dalam posisi yang tidak mudah. Klub awalnya memberi keleluasaan kepada Mbappe untuk mengatur waktu bermain sesuai toleransi rasa sakitnya.
Akan tetapi, pendekatan itu mulai dipertanyakan setelah cedera kembali kambuh dalam beberapa pekan terakhir.
Masalah lutut tersebut pertama kali terasa saat menghadapi Celta Vigo pada awal Desember. Sejak saat itu, performa Mbappe memang terlihat belum sepenuhnya konsisten.
Ia masih mampu mencetak gol penting, tetapi akselerasi dan ledakan kecepatannya tak selalu muncul seperti biasanya.
Ketika tampil di final Supercopa melawan Barcelona, Mbappe tetap memaksakan diri bermain di laga berintensitas tinggi.
Keputusan itu sempat membantu tim dalam momen besar, tetapi efek jangka panjangnya kini mulai terasa. Rasa nyeri kembali muncul saat sesi latihan jelang pertandingan Liga Champions, membuatnya harus menepi.
Tim medis Madrid kini melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari solusi terbaik. Opsi operasi sebenarnya ada di atas meja, tetapi langkah tersebut berisiko membuatnya absen panjang. Dengan jadwal padat di LaLiga dan kompetisi Eropa, Los Blancos tentu membutuhkan kontribusi maksimal sang bintang.
Di sisi lain, Mbappe memilih jalur rehabilitasi konservatif. Ia ingin memastikan pemulihan tanpa prosedur bedah agar peluangnya membela tim nasional di ajang dunia tetap terbuka. Pendekatan ini membutuhkan kesabaran dan kontrol ketat terhadap beban latihan.
Absennya Mbappe dalam beberapa pertandingan penting mulai terasa dampaknya. Real Madrid masih kompetitif, tetapi efektivitas serangan jelas berbeda tanpa kehadiran pemain yang memiliki naluri gol tinggi dan kecepatan eksplosif seperti dirinya.
Manajemen klub kini dihadapkan pada dilema klasik memaksakan pemain untuk mengejar target jangka pendek atau menjaga kondisi demi keberlanjutan musim dan turnamen internasional.
Dengan fase akhir musim yang semakin dekat, keputusan medis dalam beberapa minggu ke depan akan sangat menentukan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
