Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Februari 2026, 22.26 WIB

Insiden Salam Nazi di Bernabeu, Real Madrid Langsung Ambil Sikap

Suporter Real Madrid memberikan dukungan anti-rasis. (Dok. Real Madrid)

JawaPos.com - Real Madrid mengambil langkah cepat menyusul dugaan aksi salam Nazi yang dilakukan seorang suporter saat laga kontra Benfica di ajang Liga Champions, Rabu (26/2/2026) waktu setempat. Insiden itu terjadi sesaat sebelum kick-off leg kedua play-off babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu.

Momen tersebut tertangkap kamera televisi ketika menyorot tribun penonton. Seorang fan terlihat mengangkat tangan dengan gestur yang identik dengan simbol fasisme.

Petugas keamanan yang berjaga segera bergerak. Tak lama berselang, suporter itu berhasil diidentifikasi dan langsung dikeluarkan dari stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu penonton tersebut.

Manajemen Madrid tidak tinggal diam. Dalam pernyataan resminya, klub menyatakan telah meminta komite disiplin internal untuk memproses pencabutan keanggotaan terhadap yang bersangkutan.

Los Blancos juga menegaskan sikap tegas menolak segala bentuk tindakan yang mengarah pada ujaran kebencian dan kekerasan, baik di dalam stadion maupun di masyarakat luas.

Di tengah sorotan tersebut, pertandingan tetap berlangsung sengit. Madrid sukses mengalahkan Benfica dengan skor 2-1 dan memastikan tiket ke babak 16 besar dengan agregat 3-1.

Kemenangan itu terasa makin emosional karena sebelumnya sempat muncul isu rasisme pada leg pertama di Lisbon.

Penyerang andalan Madrid, Vinicius Junior, sebelumnya mengaku mendapat perlakuan rasial dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Laga di Portugal bahkan sempat dihentikan sekitar 10 menit setelah Vinicius melapor kepada wasit dan meninggalkan lapangan bersama rekan-rekannya.

Otoritas sepak bola Eropa, UEFA, telah menjatuhkan sanksi larangan satu pertandingan kepada Prestianni. Banding dari pihak Benfica ditolak, dan investigasi lanjutan masih berjalan untuk menentukan kemungkinan hukuman tambahan.

Menariknya, sebelum laga di Bernabeu dimulai, terbentang spanduk besar bertuliskan “No al racismo” di tribun penonton.

Dukungan terhadap Vinicius begitu terasa sepanjang pertandingan. Pemain asal Brasil itu pun menjawabnya dengan performa gemilang. Gol penentu yang ia cetak pada menit ke-80 memastikan langkah Madrid ke fase berikutnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa sepak bola masih terus berjuang melawan diskriminasi. Real Madrid menegaskan komitmennya untuk menjaga stadion tetap menjadi ruang yang aman dan inklusif bagi semua pihak.

Di atas lapangan, mereka melaju ke babak berikutnya. Di luar lapangan, pesan tegas juga telah dikirim: tidak ada tempat bagi rasisme dan simbol kebencian di dunia sepak bola.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore