Jersey Barcelona. (Barcelona)
JawaPos.com - Masalah finansial memang belum sepenuhnya hilang dari meja manajemen Barcelona. Tapi kalau bicara soal daya jual—khususnya jersey dan merchandise—klub asal Catalan ini lagi-lagi menunjukkan kelasnya.
Melansir Mundo Deportivo, berdasarkan studi keuangan terbaru UEFA yang dirilis dalam Laporan Tahunan tentang Lanskap Keuangan dan Investasi Klub Eropa, Barcelona duduk manis di puncak daftar pendapatan dari penjualan jersey dan merchandise. Angkanya? Fantastis: €277 juta.
Jumlah itu membuat mereka unggul cukup jauh dari rival abadinya, Real Madrid, yang mencatatkan €231 juta. Di tengah narasi bahwa Barca masih “pemulihan finansial”, angka ini seperti pengingat bahwa brand Blaugrana belum kehilangan taringnya.
Menariknya, capaian ini terjadi bahkan tanpa Lionel Messi selama empat setengah tahun terakhir. Banyak yang sempat meragukan magnet komersial klub setelah era sang megabintang berakhir. Namun kenyataannya, penggemar global tetap royal membelanjakan uang mereka untuk atribut resmi Barcelona.
Tak hanya Real Madrid, klub-klub raksasa Eropa lain seperti Bayern Munich, Manchester United, Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, Galatasaray, Chelsea, Paris Saint-Germain, dan Manchester City juga masih berada di bawah Barcelona dalam kategori penjualan merchandise.
Lalu pertanyaannya: apa rahasianya?
Salah satu jawabannya mungkin ada pada sosok Lamine Yamal. Wonderkid yang menembus tim utama lewat jalur La Masia itu kini menjelma jadi bintang global. Mengenakan nomor punggung sepuluh yang ikonik, Yamal tak hanya jadi simbol regenerasi, tapi juga magnet komersial baru.
Identitas “anak akademi” kembali terasa kuat di tubuh Barcelona. Inti pemain binaan sendiri memberi kesan autentik yang sulit ditiru. Kombinasi sejarah, filosofi permainan, dan wajah-wajah muda yang relatable membuat fans kembali merasa terhubung secara emosional.
Menariknya lagi, laporan tersebut menyoroti bahwa kedatangan pemain besar seperti Kylian Mbappé di klub lain tak otomatis menghasilkan lonjakan penjualan merchandise yang melampaui Barcelona. Artinya, kekuatan brand Barca saat ini bukan cuma soal satu nama besar, melainkan narasi kolektif yang mereka bangun.
Dalam kategori total pendapatan, Barcelona berada di posisi kedua di Eropa dengan €989 juta. Hanya Real Madrid yang lebih tinggi dengan €1,184 miliar, terutama setelah operasional penuh Stadion Santiago Bernabéu kembali berjalan.
Untuk pendapatan komersial dari sponsor dan kemitraan, Barcelona juga mencatat angka impresif: €499 juta. Lagi-lagi, mereka hanya kalah dari Real Madrid dan tetap unggul atas Manchester City, Bayern Munich, Manchester United, Liverpool, PSG, hingga Arsenal.
Satu-satunya sektor yang masih “tertahan” adalah pendapatan pertandingan. Selama renovasi stadion dan penggunaan kapasitas terbatas—sekitar 45.401 kursi—pendapatan matchday Barcelona berada di angka €150 juta, menempatkan mereka di posisi kelima bersama Tottenham.
Namun begitu proyek renovasi selesai dan stadion mampu menampung 104.600 penonton, potensi lonjakan pendapatan sangat besar. Kesenjangan dengan klub-klub yang saat ini unggul di sektor stadion diyakini bakal semakin tipis.
Soal beban gaji, Barcelona mencatat €551 juta—tertinggi kedua di Eropa, sedikit di bawah Manchester City. Meski terdengar besar, angka ini masih berada dalam rasio keberlanjutan yang ditetapkan UEFA dan La Liga, yang artinya situasi tetap terkendali.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
