Pep Guardiola dan skuad Manchester CIty. (Martin Rickett/PA Images)
JawaPos.com - Pelatih Manchester City Pep Guardiola memastikan bahwa periode Ramadan tidak akan memengaruhi keputusannya dalam menentukan susunan pemain jelang laga tandang menghadapi Leeds United. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Elland Road pada Minggu (1/3) dalam pekan ke-28 Premier League.
Dalam konferensi pers prapertandingan, Guardiola menegaskan bahwa para pemain yang menjalankan ibadah puasa telah memiliki pengalaman dan pemahaman yang cukup untuk menjaga kondisi fisik mereka. Guardiola juga menekankan pentingnya dukungan dari tim medis dan ahli nutrisi klub.
“Mereka mengikuti tradisi mereka, tradisi keagamaan mereka, dan tentu saja kami memiliki ahli nutrisi yang baik yang menyesuaikan dengan kebutuhan tim. Kami tidak bisa mengubah jadwal liga, tetapi mereka sudah terbiasa dengan situasi seperti ini,” ujar Guardiola dilansir dari YouTube City Xtra.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa sebagian besar pemainnya bukan lagi pemain muda dan telah bertahun-tahun menjalani pertandingan dalam periode yang sama. Pengalaman itu membuat mereka mampu mengelola kondisi fisik dengan baik meskipun sedang berpuasa.
Guardiola juga menegaskan bahwa faktor Ramadan tidak akan menjadi pertimbangan khusus dalam menentukan susunan pemain untuk menghadapi Leeds United.
“Memilih susunan pemain berdasarkan hal itu (Ramadan)? Tidak. Mereka (para pemain) merawat diri dengan baik dan tahu bagaimana menangani situasi mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Guardiola menjelaskan bahwa para pemain sudah memahami bagaimana menjalani Ramadan tanpa mengganggu performa mereka di lapangan. Pelatih berusia 55 tahun itu memastikan bahwa komunikasi antara pemain, staf medis, dan ahli nutrisi terus berjalan untuk memastikan kondisi kesehatan tetap optimal.
“Ini bukan pertama kalinya mereka menjalani Ramadan. Mereka tahu persis bagaimana menghadapinya. Mereka terus berkomunikasi dengan ahli nutrisi, terutama dengan dokter, dan menyesuaikan apa yang harus dilakukan. Itu saja,” jelas Guardiola.
Sementara itu, Premier League memiliki aturan tersendiri selama Ramadan yang telah diterapkan sejak 2021. Ofisial pertandingan akan berkoordinasi dengan kapten kedua tim sebelum kickoff untuk menentukan momen yang tepat menghentikan permainan sementara.
Dilansir dari The Mirror, penghentian itu tidak akan dilakukan saat laga sedang berlangsung aktif, melainkan pada situasi yang memungkinkan, seperti saat tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam. Kebijakan itu bertujuan memberikan kesempatan bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka secara aman tanpa mengganggu jalannya pertandingan, sekaligus memastikan ritme dan integritas kompetisi tetap terjaga.
Manchester City sendiri saat ini tengah berada di peringkat kedua dengan 56 poin, selisih 5 poin dari Arsenal yang bertengger di puncak klasemen. Sementara itu, Leeds menempati posisi ke-13 dengan 31 poin.
