Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Maret 2026, 02.59 WIB

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum: FIFA Akan Tinjau Keamanan dan Transportasi Jelang Piala Dunia 2026

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berbicara dengan Presiden FIFA melalui panggilan telepon. (Instagram @claudia_shein).

JawaPos.com - Perwakilan FIFA dijadwalkan akan segera mengunjungi Meksiko untuk meninjau aspek keamanan dan mobilitas menjelang penyelenggaraan Piala Dunia. Hal itu disampaikan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Jumat (27/2) di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap kesiapan negara itu sebagai tuan rumah bersama turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul insiden kekerasan yang terjadi pekan ini setelah operasi militer yang menewaskan bos kartel narkoba paling berpengaruh Nemesio Oseguera Cervantes pada Minggu (22/2). Operasi itu memicu gelombang kekerasan yang menewaskan sekitar 70 orang.

Anggota kartel dilaporkan membakar kendaraan dan memblokir jalan di sejumlah wilayah, terutama di negara bagian Jalisco. Salah satu kota terdampak ialah Guadalajara yang dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia.

Meskipun demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan Meksiko. Dalam percakapan telepon dengan Sheinbaum pada Kamis (26/2), Infantino menegaskan bahwa ia memiliki kepercayaan penuh terhadap Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia.

Sheinbaum juga menegaskan kembali komitmen itu dalam konferensi pers hariannya. Sheinbaum mengatakan Infantino memastikan turnamen akan tetap digelar di Meksiko, sekaligus menyepakati kunjungan tim FIFA untuk meninjau sejumlah aspek penting.

“Ia meyakinkan saya bahwa Piala Dunia akan digelar di negara kita,” kata Sheinbaum. “Kami sepakat bahwa tim FIFA pasti akan datang untuk meninjau berbagai hal. Kami telah lama bekerja untuk ini, tetapi masalah keamanan tentu menjadi perhatian utama,” ujar Sheinbaum.

Sheinbaum menambahkan bahwa insiden kekerasan pada Minggu (22/2) merupakan situasi khusus dan kondisi saat ini telah kembali normal dengan sistem keamanan yang sudah diterapkan sejak lama. Namun, Presiden Meksiko ke-66 itu tidak menyebutkan tanggal pasti kunjungan tim FIFA.

Meskipun pemerintah menyatakan situasi mulai stabil, kekhawatiran terkait keamanan masih berdampak pada agenda olahraga internasional. Federasi renang dunia memutuskan membatalkan ajang Diving World Cup yang semula dijadwalkan berlangsung pekan depan di dekat Guadalajara.

Dilansir dari ESPN, pemerintah melalui otoritas olahraga nasional atau Comision Nacional de Cultura Fisica y Deporte (CONADE) saat ini berupaya meyakinkan penyelenggara untuk memindahkan ajang tersebut ke kota lain di Meksiko.

“Kami sedang bekerja sama dengan mereka untuk mencoba menghadirkan kembali turnamen internasional ini. Kami masih berharap bisa menyelamatkan penyelenggaraan turnamen tersebut,” ujar Sheinbaum.

Selain keamanan, aspek mobilitas juga menjadi perhatian utama menjelang Piala Dunia yang akan dimulai kurang dari 100 hari lagi. Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni di Stadion Azteca, Mexico City.

Tiga kota tuan rumah di Meksiko, yaitu Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara masih berupaya menyelesaikan berbagai persoalan transportasi. Di Mexico City, pemerintah tengah meningkatkan jalur kereta ringan yang menjadi akses tercepat menuju Stadion Azteca. Sementara itu, proyek pembangunan jalur metro di Monterrey masih berlangsung.

Adapun stadion di Guadalajara saat ini belum memiliki akses transportasi publik yang memadai, meskipun tersedia area parkir luas bagi kendaraan pribadi.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore