Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Oktober 2025, 19.26 WIB

PSSI Kena Imbas Isu Jepang dan Korea Ingin Tinggalkan AFC

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah), didampingi oleh DIrektur Teknik Alexander Zwiers (kiri) dan Sekjen PSSI Yunus Nusi (kanan) memberikan keterangan pada konferensi pers di SUGBK, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa federasi terkena dampak dari isu Jepang dan Korea Selatan ingin meninggalkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Ia menyebut kabar itu jadi pembicaraan dan menimbulkan pertanyaan dari konfederasi.

Rumor Jepang dan Korea berencana angkat kaki dari AFC memang sempat ramai beberapa hari lalu. Bahkan, kedua negara Asia Timur itu sampai ingin membentuk konfederasi.

Yunus yang hadir dalam AFC Conference pekan lalu untuk mewakili Indonesia bersama Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengaku ditodong pertanyaan terkait isu tersebut oleh beberapa negara, termasuk AFC sendiri.

"Enam hari lalu, saya beserta Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI baru pulang dari Riyadh (menghadiri) AFC Conference. Beberapa negara, termasuk dari AFC, menanyakan kepada kita, 'Kok di negara kalian ribut sekali tentang bahwa Korea (Selatan) dan Jepang akan keluar dari AFC?" kata Yunus dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/10).

"Kita juga kaget itu berita dari mana. Dan, ini tidak baik bagi kita sebagai federasi, bagi PSSI, tentang berita itu. Itu sudah sangat viral sekali di AFC tentang berita-berita dari media Indonesia menyampaikan tentang akan mundurnya Jepang dan Korea dari konfederasi ini," tambahnya.

Yunus menambahkan, AFC ternyata selama ini cukup memantau perkembangan isu yang ada di Indonesia. Karena itu, dia menegaskan bahwa rumor yang berkembang tersebut tidaklah benar.

"Bahkan, disebutlah dalam berita yang kita terima Jepang, Korea, dan beberapa negara lain akan membentuk konfederasi sendiri. Ini tolong juga kawan-kawan bisa bijak untuk menyampaikan hal itu karena itu tidak baik bagi kita," ucapnya.

"Termasuk, akan tidak lebih baik bagi PSSI. Kita juga malu-malu juga ketika disampaikan demikian. Karena AFC itu medianya sangat aktif. Mereka itu tahu apa yang terjadi di Indonesia. Sangat disayangkan," tambah Yunus.

Rumor Jepang dan Korea Selatan akan meninggalkan AFC pertama kali dilaporkan oleh media Irak, UTV. Kabar itu kemudian dimuat oleh media Jepang, Football Tribe.

Isu tersebut pun tersebar makin luas. Bahkan, sampai disebutkan Indonesia berencana mengikuti jejak Korea dan Jepang dengan membentuk konfederasi Asia Timur.

Dituliskan oleh media Irak, alasan Jepang dan Korea ingin angkat kaki dikarenakan AFC terlalu condong ke Timur Tengah, utamanya Arab Saudi dan Qatar. AFC disebut-sebut sangat mengistimewakan kedua negara tersebut.

"Padahal dari Irak pun tidak ada (menyampaikan) mereka keluar dari AFC. Itu hanya pernyataan dari media, bukan dari federasi Irak. Apalagi, di sana juga disampaikan federasi sepak bola Korea dan Jepang akan keluar," ucap Yunus.

"Mohon ini sangat tidak baik bagi kita, sangat tidak baik bagi federasi, dan ini memalukan," jelasnya menambahkan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore