Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 November 2025, 15.35 WIB

5 Debutan Termuda, 2 Wonderkid Persebaya Surabaya Tebar Pesona di Super League

Ichsas Baihaqi saat debut bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya) - Image

Ichsas Baihaqi saat debut bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Super League 2025/2026 baru berjalan separuh musim. Sudah muncul sederet talenta muda yang mulai mencuri perhatian. Mereka masih belia, tapi keberanian tampil di kompetisi tertinggi Tanah Air membuat publik optimistis masa depan sepak bola Indonesia.

Menjelang pekan ke-13, lima pemain termuda sudah merasakan debut di Super League musim ini. Meski kontribusinya belum besar, kehadiran mereka jadi bukti nyata klub-klub mulai berani memberi kesempatan untuk darah segar.

Fenomena ini jadi sinyal positif bagi pembinaan pemain muda di Indonesia. Usia mereka belum genap dua dekade, tapi sudah bersaing dengan pemain berpengalaman yang bertahun-tahun malang melintang di kompetisi kasta tertinggi.

Pemain termuda di daftar ini datang dari Borneo FC Samarinda, yakni Ousmane Camara. Penyerang muda ini mencatat debut sensasional saat timnya menang 3-1 atas Persijap Jepara pada 24 Agustus 2025.

Camara baru berusia 17 tahun 10 bulan 20 hari saat turun di laga tersebut. Meski hanya tampil singkat, keberanian pelatih Borneo FC menurunkannya jadi investasi masa depan yang patut diapresiasi.

Masih dari klub yang sama, Dika Nurdiansyah jadi nama berikutnya yang menorehkan sejarah pribadi musim ini. Dia juga tampil pertama kali bersama Borneo FC saat menang tipis 1-0 atas Persis Solo pada 22 September 2025.

Dika berusia 17 tahun 10 bulan 26 hari saat itu, hanya enam hari lebih tua dari Camara ketika debut. Dua pemain belia ini memperlihatkan betapa seriusnya Borneo FC dalam menyiapkan generasi penerus di lini depan mereka.

Langkah Borneo FC memberi ruang untuk pemain muda seolah menular ke tim lain, termasuk Persebaya Surabaya. Klub legendaris asal Kota Pahlawan ini melahirkan dua wonderkid yang kini jadi bahan pembicaraan hangat di kalangan pecinta bola nasional.

Nama pertama adalah Dimas Wicaksono, winger cepat yang tampil berani dan penuh percaya diri. Dia menjalani debut di laga besar saat Persebaya Surabaya membungkam Bali United FC 5-2 pada 23 Agustus 2025.

Dimas masih berusia 18 tahun 1 bulan 7 hari ketika dipercaya tampil di pertandingan itu. Meski baru tampil tiga kali sejauh ini, gaya bermainnya yang agresif dan rajin menekan lawan membuat suporter yakin ia akan jadi tumpuan masa depan tim.

Rekan satu klubnya, Ichsas Baihaqi, juga mendapat kesempatan membuktikan diri di tengah ketatnya persaingan lini tengah Green Force. Di menjalani debut ketika Persebaya Surabaya menang tipis 2-1 atas Persis Solo pada 2 November 2025.

Ichsas berusia 18 tahun 7 bulan 16 hari di laga debutnya, tapi sudah menunjukkan kedewasaan dalam mengalirkan bola. Penampilannya yang tenang membuat banyak pihak menilai ia memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi gelandang pengatur permainan masa depan.

Dua wonderkid Persebaya Surabaya ini menambah semarak atmosfer kompetisi yang semakin kompetitif. Publik Surabaya tentu berharap keduanya bisa mengikuti jejak para legenda yang pernah berseragam hijau, seperti Andik Vermansah atau Evan Dimas.

Sementara itu, daftar lima debutan termuda musim ini ditutup oleh Tobias Solossa dari PSBS Biak. Striker muda asal Papua itu mencatat debut di laga melawan Persik Kediri pada 29 Agustus 2025.

Saat itu Tobias berusia 18 tahun 11 bulan 29 hari, menjadikannya pemain kelima termuda yang tampil di Super League 2025/2026. Meski timnya kalah 1-2, Tobias tetap menunjukkan potensi besar dengan mobilitas tinggi dan keberanian menekan pertahanan lawan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore