Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 16.06 WIB

Dua Pemain U-23 Persebaya Surabaya Absen! Uston Nawawi Bebas Racik Skuad Lawan Bhayangkara FC

Toni Firmansyah dan Mikael Tata absen bela Persebaya Surabaya lawan Bhayangkara FC. (Dok. Persebaya Surabaya) - Image

Toni Firmansyah dan Mikael Tata absen bela Persebaya Surabaya lawan Bhayangkara FC. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Dua pemain U-23 Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah dan Mikael Tata, dipastikan absen saat Green Force menantang Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-14 Super League akhir pekan ini.

Absennya keduanya membuat pelatih caretaker Uston Nawawi bebas meracik komposisi terbaik karena Persebaya Surabaya otomatis terbebas dari regulasi memainkan pemain U-23 sebagai starter selama 45 menit.

Situasi ini hadir di tengah masa transisi setelah manajemen memutuskan memecat Eduardo Perez sebagai pelatih kepala. Persebaya Surabaya menunjuk Uston sebagai caretaker hingga pelatih baru menyelesaikan proses legalitas kontraknya.

Latihan perdana tanpa pelatih kepala digelar di Lapangan ABC Kompleks Gelora Bung Tomo, Surabaya. Sesi tersebut menjadi momen pertama bagi Uston memimpin tim secara penuh setelah keputusan manajemen. 

Uston menegaskan kondisi mental skuad tidak terganggu meski perubahan besar terjadi dalam waktu cepat. “Untuk mental para pemain tidak ada masalah sama sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan sudah bertemu para pemain sehari setelah manajemen memanggil tim untuk menyampaikan situasi terbaru. “Kita jelaskan ke pemain yang terpenting Persebaya nomor satu, dengan begitu pemain akan memahami dan tetap profesional,” katanya.

Pertemuan internal antara tim pelatih dan manajemen juga dilakukan untuk membahas arah persiapan menuju laga di Bandar Lampung. Fokusnya tetap pada pematangan taktik serta menjaga konsistensi permainan Persebaya Surabaya yang masih belum stabil dalam beberapa pertandingan terakhir.

Di tengah persiapan itu, kabar kurang ideal datang saat Toni dan Tata harus bergabung ke TC Timnas Indonesia U-22 untuk persiapan SEA Games 2025. Keduanya hampir pasti tidak tersedia dalam pertandingan penting melawan Bhayangkara FC

Meski begitu, Uston memandang absennya pemain muda itu memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menyusun komposisi. Ia bisa menurunkan pemain berpengalaman sejak menit awal tanpa harus menyesuaikan line-up hanya untuk memenuhi regulasi pemain U-23.

Toni biasanya menjadi opsi utama untuk mengisi lini tengah dengan mobilitas tinggi. Tanpa kehadirannya, slot tersebut terbuka bagi pemain seperti Tumbas yang mendapat dukungan dari Bonek di media sosial.

Sementara itu, absennya Mikael Tata membuat sektor kiri memerlukan rotasi baru. Beberapa pendapat suporter di kanal Instagram @onlinepersebaya bahkan menyebut peluang bagi Koko Ari untuk kembali tampil sebagai starter.

“Wayahe Koko Ari di Kiri Cak UN ???? Slot Toni untuk Tumbas, Pos Rivera untuk Bruno...,” tulis salah satu Bonek. Komentar lainnya lebih sederhana namun penuh keyakinan, “Wani tok bismillah menang????.”

Di sisi lain, manajemen Persebaya Surabaya disebut sudah mengantongi nama pelatih baru yang akan menggantikan Eduardo Perez. Namun, pelatih tersebut belum bisa bergabung karena masih mengurus legalitas kontrak sebelum resmi diperkenalkan.

Situasi ini membuat Uston memegang peran strategis setidaknya untuk satu pertandingan besar. Ia harus memastikan Persebaya Surabaya tetap kompetitif dan mampu membawa pulang poin dari Stadion Sumpah Pemuda. 

Dalam beberapa kesempatan, Uston terlihat tenang memimpin latihan tanpa menunjukkan tekanan berlebihan. Ia lebih fokus menjaga komunikasi dengan para pemain senior agar kestabilan tim tetap terjaga.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore