
Rizky Ridho selangkah lagi harumkan nama Indonesia di kancah sepak bola dunia lewat Puskas Award 2025. (Dok. Persija Jakarta)
JawaPos.com - Ketiban durian runtuh jadi ungkapan paling pas untuk menggambarkan momen spesial yang dialami Rizky Ridho setelah namanya menembus nominasi The FIFA Puskas Award 2025. Gol cantiknya ke gawang Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga pada 9 Maret 2025 mengantarnya ke panggung dunia dan membuka pintu rezeki tak terduga.
Momen langka itu membuat Ridho bukan sekadar trending di Indonesia, tetapi juga mencuri perhatian publik internasional yang menyoroti daftar kandidat penghargaan gol terbaik dunia versi FIFA. Ia kini disejajarkan dengan pemain-pemain top Eropa seperti Lamine Yamal dan Declan Rice yang menjadi pesaingnya di ajang bergengsi tersebut.
Bagi sepak bola Indonesia, pencapaian ini bukan hal sepele karena Ridho mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama dari Tanah Air yang masuk nominasi Puskas Award. Prestasi ini terasa semakin istimewa karena hadir dari seorang bek yang biasanya jarang mencetak gol spektakuler seperti yang ia lakukan.
Popularitas Ridho pun melonjak drastis dalam waktu singkat, membuat namanya melesat dari level domestik ke panggung global. Efek domino dari sorotan tersebut membuka berbagai peluang baru yang sebelumnya mungkin tidak terpikirkan oleh bek muda asal Surabaya itu.
Rezeki pertama yang ia rasakan tentu pengakuan dunia yang memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain paling menonjol di Indonesia saat ini. Gol indahnya tak hanya diputar ulang oleh penikmat sepak bola dalam negeri, tetapi juga menjadi bahan perbincangan di forum-forum internasional.
Statusnya sebagai pemain Indonesia pertama yang lolos nominasi Puskas Award memberi kebanggaan tersendiri bagi publik sepak bola nasional. Prestasi itu juga melecut kepercayaan diri pemain lain dan turut mengangkat citra Liga 1 sebagai kompetisi yang mampu melahirkan momen-momen kelas dunia.
Dampak lain yang membuat Ridho ketiban durian runtuh adalah meningkatnya nilai pasaran yang ia miliki. Penghargaan sekelas Puskas Award menjadi bukti kualitasnya dan otomatis menambah nilai tawar ketika klub-klub mulai meliriknya di bursa transfer.
Kenaikan market value itu juga berbanding lurus dengan prospek kariernya yang kini terbuka jauh lebih lebar. Pemain yang masuk radar FIFA akan lebih mudah menarik minat klub-klub luar negeri, terutama dari liga yang punya level kompetitif lebih tinggi.
Peluang merumput di luar negeri bukan lagi sekadar mimpi karena nominasi tersebut menjadi etalase yang memperlihatkan kemampuan istimewa Ridho. Klub-klub yang membutuhkan bek modern berkarakter agresif sekaligus memiliki kemampuan teknis mumpuni tentu akan menjadikannya kandidat menarik.
Selain itu, label pemain berkelas kini melekat kuat pada Ridho berkat pengakuan internasional yang ia terima. Gol tersebut menunjukkan ia bukan sekadar bek tangguh, tetapi juga punya kreativitas dan keberanian untuk mencetak gol spektakuler dalam situasi krusial.
Modal citra positif tersebut akan sangat berarti dalam perjalanan kariernya, baik di level klub maupun tim nasional. Pemain yang memiliki reputasi global biasanya mendapatkan tempat khusus di mata pelatih, sponsor, dan para pendukung.
Sorotan terhadap Ridho diperkirakan akan terus berlanjut hingga proses pengumuman hasil voting Puskas Award 2025 antara Desember 2025 atau Januari 2026.
Ia kini berada dalam fase paling menentukan, yaitu bagaimana menjaga performa sambil terus memanfaatkan momentum besar yang tengah ia nikmati. Jika pada akhirnya berhasil memenangkan Puskas Award, rezeki Ridho tentu akan berlipat ganda dan menambah panjang daftar kebanggaan sepak bola Indonesia.
Namun, masuk nominasi saja sudah menjadi prestasi luar biasa yang membuka banyak pintu baru dalam kariernya.
Momen ini layak disyukuri karena tidak semua pemain bisa merasakan kejutan besar seperti yang dialami Ridho, apalagi hanya dari sebuah gol yang membuat dunia menoleh. Ia kini memegang peluang emas yang bisa mengubah masa depan kariernya dan menginspirasi generasi pesepak bola Indonesia berikutnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
