
Miljan Radovic dikabarkan masuk radar Persebaya Surabaya dan Persis Solo. (Instagram @miljan585radovic)
JawaPos.com—Nama Miljan Radovic naik ke permukaan setelah muncul kabar ia masuk radar Persebaya Surabaya dan Persis Solo. Dua klub tersebut sedang memburu pelatih baru untuk mengubah nasib mereka di Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya bergerak cepat usai memutus kerja sama dengan Edu Perez yang gagal mengangkat performa tim. Persis Solo juga menonaktifkan Peter de Roo dan kini berburu sosok yang lebih stabil serta punya visi jelas.
Di tengah kebutuhan mendesak itu, Radovic mencuat sebagai kandidat terkuat yang disebut cocok memimpin salah satu dari dua klub tersebut. Namanya kembali ramai diperbincangkan publik karena rekam jejaknya pernah begitu melekat di sepak bola Indonesia.
Saat masih bermain, Radovic memperkuat Persib Bandung dan Pelita Bandung Raya sehingga atmosfer sepak bola Indonesia sudah akrab baginya. Pengalaman itu membuatnya dianggap dapat beradaptasi cepat bila kembali bertugas di Tanah Air.
Kabar mengenai minat Persebaya Surabaya dan Persis terhadap Radovic pertama kali diposting akun Instagram @transferbolaindo. Unggahan pada Senin (8/12), itu langsung memicu reaksi suporter dari dua kubu.
“Nama Miljan Radovic kembali mencuat di Indonesia setelah muncul rumor pelatih asal Montenegro itu masuk dalam radar Persis Solo dan Persebaya Surabaya,” tulis akun tersebut.
“Kedua klub disebut sedang memantau situasi Radovic di Al-Ramtha SC, terutama karena rekam jejaknya yang punya ikatan kuat dengan sepak bola Indonesia mulai dari karirnya sebagai pemain di Persib Bandung dan Pelita Bandung Raya hingga pernah menukangi Persib sebagai pelatih,” imbuh @transferbolaindo.
Kutipan itu membuat rumor semakin panas karena menyebut dua klub besar sedang mengamati situasi Radovic. Penjelasan tambahan terkait rekam jejak Radovic membuat suporter makin yakin rumor tersebut bukan sekadar isu liar.
Di saat isu itu mencuat, Radovic tengah memimpin Al Ramtha SC dalam performa terbaik di Jordanian Pro League 2025/2026. Tim besutannya tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhir liga tersebut.
Al Ramtha SC mengemas tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang, catatan yang mengesankan bagi klub yang sebelumnya kurang stabil. Rentetan hasil positif itu membawa mereka bertengger di posisi dua klasemen sementara.
Keberhasilan tersebut memperkuat reputasi Radovic sebagai pelatih yang mampu memberikan dampak cepat. Konsistensi Al Ramtha membuat banyak pihak menilai kualitas Radovic naik signifikan dibanding masa-masa awal karir kepelatihannya.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya dan Persis sama-sama membutuhkan figur berkarakter kuat untuk memutus rangkaian hasil minor. Kedua tim itu membutuhkan pelatih yang bukan hanya menguasai taktik, tetapi juga mampu membangkitkan mental pemain.
Persebaya Surabaya memiliki skuat potensial namun gagal menemukan ritme permainan yang stabil. Sentuhan Radovic yang disiplin dan terstruktur dinilai cocok untuk mengarahkan kembali identitas permainan Green Force.
Persis Solo membutuhkan pelatih yang bisa membangun konsistensi jangka panjang dan memberi fondasi kuat. Pengalaman Radovic menangani tim dalam kondisi berbagai tekanan membuatnya dianggap sesuai dengan kebutuhan Laskar Sambernyawa.
Namun mendatangkan Radovic tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dia baru ditunjuk memimpin Al Ramtha SC pada 11 Januari 2025 sehingga kemungkinan masih terikat kontrak panjang.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
