
Benjamin Mora bisa jadi opsi menarik Persebaya Surabaya. (Instagram/@misterbenjaminmora)
JawaPos.com-Ada tiga keuntungan jika Benjamin Mora menjadi pelatih Persebaya Surabaya. Eks pelatih Johor Darul Ta'zim (JDT) tersebut dirumorkan menjadi pengganti Eduardo Perez.
Kembali menguatnya rumor Benjamin Mora menuju Persebaya dikabarkan oleh salah satu akun Instagram @transfernews_ft. "RUMOR. Pelatih kepala asal Mexico Benjamin Mora (46), dikaitkan dengan Persebaya Surabaya," tulis caption akun tersebut.
Jika Benjamin Mora menjadi pelatih Persebaya, bakal ada tiga keuntungan yang didapatkan. Apa saja keuntungan tersebut? Baca terus artikel ini.
1. Francisco Rivera bakal kembali tajam
Francisco Rivera dan Benjamin Mora sama-sama berasal dari Meksiko. Hal tersebut berarti, pelatih 46 tahun itu bakal banyak mengetahui karakter pemain yang berasal dari negara yang sama.
Ada rekam jejak yang sama dari Francisco Rivera dan Benjamin Mora. Mereka pernah membela tim yang sama yaitu Queretaro FC, tim Liga Meksiko.
Rivera pernah membela Queretaro FC pada musim 2020/2021. Sementara Benjamin Mora merupakan eks pelatih tim tersebut pada tahun 2024.
Sejak kedatangan Rivera ke Persebaya musim 2024/2025, catatan assist dan golnya masih kurang meski dirinya merupakan nyawa permainan di lini tengah. Melansir Transfermarkt, pemain 31 tahun tersebut mencetak 11 gol dan 11 assist. Berbeda saat dirinya membela Madura United, yang mampu mengoleksi sembilan gol dan 18 assist. Jika Benjamin Mora datang, bisa saja ketajamannya dalam mencetak gol dan assist bakal kembali.
2. Karakter pemain Persebaya cocok dengan formasi 4-3-3 milik Benjamin Mora
Benjamin Mora senang menggunakan formasi 4-3-3 yang mampu membuat permainan sebuah tim menjadi seimbang. Di lini serang, Persebaya memiliki pemain penyerang sayap yang lincah seperti Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Malik Risaldi.
Lalu di lini tengah, Green Force bakal mengandalkan tiga gelandang yang sudah memiliki karakter kuat. Seperti Rivera yang bertugas sebagai pengatur serangan yang dibantu dua gelandang box to box seperti Toni Firmansyah dan Milos Raickovic.
3. Berpengalaman menukangi tim besar
Jika dibandingkan dengan Eduardo Perez, Benjamin Mora punya pengalaman melatih yang lebih meyakinkan. Meraih sembilan gelar bersama JDT menjadi bukti bahwa dirinya punya pengalaman menukangi tim besar.
Persebaya yang merupakan salah satu tim besar dan punya banyak nilai historis di Liga Indonesia memang butuh sosok pelatih seperti Benjamin Mora. Dia sepertinya bakal lebih siap dalam menjawab tantangan meraih prestasi dan tekanan dari Bonek.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
