
Galih Jaya mendapatkan jersey Persebaya Surabaya milik Gali Freitas. (Alvin Fahrizal Bayyuni/JawaPos.com)
JawaPos.com-Kebahagiaan akhirnya menghampiri Galih Jaya. Bonek asal Surabaya itu berhasil mendapatkan jersey milik Gali Freitas, winger Persebaya Surabaya asal Timor Leste, setelah melalui penantian panjang.
Bagi Galih, momen tersebut bukan sekadar keberuntungan sesaat. Dia mengaku proses untuk mendapatkan jersey Gali Freitas sudah dimulai sejak 2023 dan baru terealisasi pada 2025. Artinya, ada perjuangan hampir dua tahun yang akhirnya terbayar lunas.
“Perlu perjuangan dan proses panjang, mulai 2023 sampai 2025, sekitar dua tahun lamanya, baru bisa ditepati oleh Gali Freitas,” ungkap Galih Jaya saat dihubungi JawaPos.com.
Jersey tersebut terasa semakin spesial karena berkaitan langsung dengan momen penting di lapangan. Galih menyebut pertandingan Persebaya melawan Borneo FC sebagai kenangan paling berkesan, lantaran Gali Freitas turut mencatatkan namanya di papan skor.
Dalam laga lanjutan pekan ke-15 Super League 2025/2026 itu, Persebaya Surabaya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (20/12) malam WIB. Dua gol Persebaya dicetak Gali Freitas pada menit ke-25 dan Malik Risaldi pada menit ke-89.
“Jersey Gali Freitas cukup berkesan, apalagi momen pertandingan lawan Borneo. Dia cetak gol juga,” ujar Galih.
Pada laga tersebut, Persebaya sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Juan Villa pada menit ke-23. Namun hanya berselang dua menit, Gali Freitas berhasil menyamakan kedudukan memanfaatkan kesalahan lini belakang Borneo FC. Gol itu menjadi bukti peran pentingnya di sektor sayap Green Force.
Tak hanya dari sisi emosional, Galih juga menilai Gali Freitas memiliki kontribusi besar dalam permainan Persebaya. Menurut dia, winger asal Timor Leste itu menjadi salah satu motor serangan tim.
“Sangat penting dan sentral, apalagi posisinya di sayap. Dia sering mengobrak-abrik pertahanan lawan dan memberikan umpan akurat bagi striker,” kata Galih.
Secara hasil, laga tersebut berakhir imbang 2-2 setelah Borneo FC sempat kembali unggul lewat gol bunuh diri Leo Lelis pada menit ke-71, sebelum Malik Risaldi menyelamatkan Persebaya lewat gol di menit ke-89. Hasil itu membuat Persebaya naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 19 poin.
Menerima jersey tersebut membuat Galih mengaku tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Penantian panjang yang ia jalani selama ini akhirnya terbayar.
“Cukup senang dan enggak nyangka. Akhirnya penantian yang cukup panjang terbayar sudah,” tutur Galih.
Ke depan, Galih berharap Gali Freitas bisa terus menunjukkan performa terbaiknya bersama Green Force. Dia juga menyimpan harapan besar agar Persebaya mampu meraih prestasi tertinggi.
“Semoga Gali Freitas bisa konsisten di Persebaya dan musim depan membawa Persebaya lebih baik, yaitu juara,” ucap Galih.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
