Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Januari 2026, 19.50 WIB

Mengintip Peluang Diego Mauricio dan Mihailo Perovic Bertahan Bersama Persebaya Surabaya

Makna selebrasi Mihailo Perovic ke gawang Persijap Jepara langsung menyita perhatian seusai laga Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. - Image

Makna selebrasi Mihailo Perovic ke gawang Persijap Jepara langsung menyita perhatian seusai laga Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.

JawaPos.com - Masuknya tiga pemain asing yang baru membuat Persebaya Surabaya kelebihan kuota. Manajemen Green Force pun harus melepas minimal dua pemain untuk memenuhi regulasi yang ditetapkan I.League sebagai operator liga.

Berdasarkan regulasi, setiap tim peserta diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, namun hanya 9 pemain yang boleh masuk Daftar Susunan Pemain (DSP), dan hanya 7 pemain asing yang boleh bermain di lapangan di setiap pertandingan.

Nah, Persebaya kini memiiki tambahan tiga pemain asing baru saat dibukanya jendela transfer putaran kedua. Persebaya merekrut Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes, dan Jefferson Silva. Fakta itu membuat Persebaya kini memiliki 13 pemain asing.

Persebaya sebelumnya memiliki Dime Dimov, Dejan Tumbas, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Bruno Moreira, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Diego Mauricio, Gali Freitas, dan Mihailo Perovic.

Artinya, jika ingin memenuhi kuota pemain asing, maka Persebaya harus melepas dua pemain asingnya. Pertanyaannya kini, siapa yang bakal dilepas manajemen Green Force?

Jika merunut performa dan sumbangsih yang diberikan hingga akhir putaran pertama, maka Bonek dan Bonita sepertinya sudah bisa menebak siapa saja yang bakal tersisih dari skuad.

Diego Maurico menjadi pemain pertama yang masuk list, walau semua masih perkiraan. Striker asal Brasil itu terancam dicoret karena minim kontribusi. Pemain berusia 34 tahun itu belum mencetak gol dari tujuh kesempatan bermain.

Begitu pula dengan Mihailo Perovic. Pemain asal Montenegro ini dianggap masih minim kontribusi karena baru mencetak 3 gol dari 16 penampilan sejauh ini.

Namun, sekali lagi, itu baru sebatas prediksian. Manajemen Persebaya dan staf pelatih yang kini dikepalai Bernardo Tavares yang memiliki wewenang dalam memutuskannya.

Bonek maupun Bonita sejatinya hanya ingin tim kesayangan bisa tampil WANI dan siap menantang persaingan dalam perburuan gelar juara Super League musim ini.

Persebaya saat ini masih tercecer di peringkat 7 dengan koleksi 28 poin. Namun, Persebaya masih memiliki kesempatan bangkit di putaran kedua nanti.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore