
Diego Mauricio saat membela Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Rumor Diego Mauricio ke Liga India makin kencang berembus dan mulai memantik kegelisahan di kalangan Bonek. Persebaya Surabaya berpotensi ditinggal striker asal Brasil yang sempat dijuluki Drogbinha sebagai titisan Drogba tersebut di tengah musim Super League 2025/2026.
Kabar ini mencuat seiring laporan Transfermarkt yang menyebut Diego Mauricio masuk radar klub promosi Indian Super League, Inter Kashi. Isu tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat pencinta sepak bola Tanah Air khususnya pendukung Persebaya.
”Striker asal Brasil, Diego Mauricio, dikabarkan akan bergabung dengan Inter Kashi. ???????????? Mantan pemain Odisha FC dan Mumbai City FC ini, yang terakhir bermain untuk Persebaya Surabaya di Indonesia, dilaporkan masuk dalam radar tim promosi ISL tersebut,” tulis Transfermarkt, Senin (19/1).
Rumor ini terasa masuk akal mengingat Diego Mauricio punya rekam jejak cukup panjang di Liga India. Pengalamannya bersama Odisha FC dan Mumbai City FC membuat adaptasi ke kompetisi tersebut dinilai tak akan sulit.
Bagi Persebaya Surabaya, kabar ini datang di momen yang cukup krusial. Klub berjuluk Green Force masih berjuang menemukan konsistensi permainan dan membutuhkan ketajaman lini depan.
Diego Mauricio direkrut Persebaya Surabaya pada 22 Agustus 2025 dengan ekspektasi besar. Posturnya yang tinggi 183 cm dan gaya bermainnya membuat dia sempat disandingkan dengan legenda Pantai Gading Didier Drogba karena bermain cepat dan fisikal.
Namun, harapan besar itu belum terwujud di atas lapangan. Hingga paruh musim berjalan, kontribusi Diego Mauricio justru jauh dari kata memuaskan.
Dari tujuh laga yang dimainkan bersama Persebaya Surabaya, Diego Mauricio hanya mencatatkan 253 menit bermain. Statistik tersebut menunjukkan dia belum menjadi pilihan utama secara konsisten di lini depan.
Lebih mencolok lagi, kolom gol masih menunjukkan angka nol. Dengan expected goals atau xG sebesar 0,94, ketajamannya dinilai belum sebanding dengan peluang yang didapat.
Total tembakan Diego Mauricio musim ini hanya empat kali. Dari jumlah itu, hanya satu yang mengarah ke gawang dengan akurasi tembakan 25 persen.
Catatan tersebut tentu jauh dari standar striker asing yang diharapkan menjadi mesin gol. Apalagi, Persebaya Surabaya mendatangkannya sebagai solusi lini serang yang tumpul di awal musim.
Kontribusi dalam aspek lain juga belum terlalu menonjol. Diego Mauricio belum mencatatkan assist dan hanya membukukan satu umpan kunci sepanjang musim ini.
Akurasi umpannya memang terbilang cukup baik di angka 82 persen. Namun, perannya dalam membangun serangan belum memberi dampak signifikan bagi permainan tim.
Dari sisi duel dan agresivitas, dia tercatat hanya sekali melakukan dribel dan satu kali terjebak offside. Statistik ini menegaskan minimnya keterlibatan aktif di area berbahaya lawan.
Di sektor bertahan, Diego Mauricio mencatat satu sapuan dan empat kali pemulihan bola. Angka tersebut menunjukkan kontribusi defensif ada, meski bukan nilai utama seorang penyerang tengah.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
