Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Januari 2026, 18.35 WIB

Prediksi PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya! Bola Mati Jadi Kunci Memenangkan Pertandingan

Bruno Moreira akan jadi andalan Persebaya Surabaya jebol gawang PSIM Yogyakarta. (Persebaya) - Image

Bruno Moreira akan jadi andalan Persebaya Surabaya jebol gawang PSIM Yogyakarta. (Persebaya)

JawaPos.com — Bola mati diprediksi jadi kunci memenangkan pertandingan dalam laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya yang sarat gengsi pembuka putaran kedua Super League 2025/2026. Duel panas ini akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu sore (25/1/2026), dengan atmosfer penuh tensi dan gengsi dua tim besar.

PSIM Yogyakarta memasuki paruh kedua musim dengan kondisi cukup stabil dan kepercayaan diri yang terjaga.

Laskar Mataram mencatat dua kemenangan dari lima laga terakhir, termasuk kemenangan telak 3-0 atas Madura United yang jadi sinyal kebangkitan performa.

Namun, laga melawan Persebaya Surabaya jelas bukan ujian ringan bagi PSIM.

Tim tamu datang dengan status tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir dan membawa optimisme tinggi bersama pelatih anyar Bernardo Tavares.

Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel menyadari tantangan berat yang menanti timnya di putaran kedua musim ini.

Fokus utama yang ia tekankan dalam masa persiapan adalah peningkatan kondisi fisik pemain demi menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

“Penting bagi saya di periode ini kami melakukan sedikit latihan fisik, karena ke depan kami akan menghadapi banyak pertandingan dalam waktu sempit,” ujar Van Gastel.

Ia juga menyebut staf medis bekerja keras menangani beberapa pemain yang mengalami cedera jelang laga krusial ini.

Masalah terbesar PSIM justru datang dari lini pertahanan. Bek andalan Franco Ramos Mingo harus absen akibat sanksi kartu merah, meninggalkan lubang besar di jantung pertahanan yang rawan dimanfaatkan lawan.

Meski demikian, Van Gastel menegaskan PSIM tidak akan mengubah identitas permainan mereka hanya karena kekuatan lawan.

Ia mengaku sudah mempelajari gaya bermain Persebaya Surabaya di bawah Bernardo Tavares, termasuk saat menghadapi Malut United.

“Saya sudah menonton pertandingan terakhir mereka, terlihat ada perbedaan cara bermain dibanding sebelumnya,” kata Van Gastel.

Ia menegaskan yang terpenting PSIM tetap memainkan permainan sendiri, terlepas dari apa yang dilakukan lawan.

Van Gastel juga memberikan respek tinggi kepada Bernardo Tavares yang punya rekam jejak mentereng di sepak bola Indonesia. Pelatih asal Portugal itu menilai kesuksesan Tavares membawa PSM Makassar juara musim 2022 layak dihormati.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore