
Jan Olde Riekerink. (Istimewa)
JawaPos.com — Ngerinya rekor Jan Olde Riekerink saat menghadapi Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan jelang duel panas pekan ke-19 Super League 2025/2026. Dari enam pertemuan yang sudah dijalani, pelatih Dewa United itu hanya sekali merasakan pahitnya kekalahan saat berhadapan dengan Green Force.
Catatan tersebut tentu memberi suntikan kepercayaan diri tersendiri bagi Dewa United yang akan bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026) pukul 19.00 WIB.
Apalagi, Persebaya Surabaya dikenal sebagai tim dengan atmosfer kandang yang kerap menyulitkan lawan.
Jan Olde sukses membawa Dewa United meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan dari Persebaya Surabaya di Super League.
Dalam enam laga tersebut, tim asuhannya mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan lima gol dengan total sembilan poin.
Rata-rata perolehan poin 1,50 per laga menegaskan betapa solidnya Jan Olde saat meramu strategi melawan Persebaya Surabaya.
Rekor ini sekaligus memperlihatkan konsistensi pendekatan taktik yang ia terapkan setiap kali bertemu tim asal Surabaya itu.
Modal positif tersebut datang di saat Dewa United sedang berada dalam tren performa yang cukup menjanjikan.
Dalam lima pertandingan terakhir, klub berjuluk Banten Warriors itu mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Kemenangan teranyar diraih Dewa United saat menjamu Arema FC pada pekan ke-18. Bermain di Stadion Internasional Banten, mereka menang meyakinkan 2-0 lewat dua gol Alex Martins.
Jan Olde menilai performa timnya terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari laga ke laga. Ia optimistis konsistensi poin hanya tinggal menunggu waktu jika mentalitas pemain tetap terjaga.
“Sejak laga terakhir, kami mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Ini hanya soal waktu hingga kami mendapatkan poin secara konsisten dan kembali ke performa yang seharusnya,” ujar Riekerink.
Menurut pelatih berkebangsaan Belanda tersebut, kekuatan utama Dewa United terletak pada sikap dan mentalitas para pemain. Faktor itu dinilai krusial saat menghadapi laga-laga sulit dengan tekanan tinggi.
“Sikap dan mentalitas tim inilah yang membuat kami mampu memenangkan pertandingan. Sekali lagi, ini bukan laga yang mudah, dan saya juga memberikan pujian untuk Arema,” sambung dia.
Kemenangan atas Arema menjadi bukti Dewa United mampu tampil disiplin dan efektif. Dua gol tanpa balas juga mencerminkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan yang semakin solid.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
