
Stefano Lilipaly siap jadi pemain kunci Dewa United bungkam tuan rumah Persebaya Surabaya. (Dewa United)
JawaPos.com–Identitas bermain Dewa United kembali ditegaskan jelang laga besar kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan timnya tak sekadar datang untuk bertahan, melainkan membawa keyakinan penuh atas identitas permainan yang kini semakin matang di era Bernardo Tavares.
Dewa United Banten FC dijadwalkan menantang Persebaya Surabaya pada lanjutan pekan ke-19 Super League 2025/2026, Minggu (1/2) malam. Laga tandang ke Surabaya ini menjadi ujian penting bagi Banten Warriors dalam mengukur konsistensi performa dan karakter tim.
Menjelang pertandingan tersebut, Jan Olde Riekerink menyampaikan pandangannya dalam sesi Pre-Match Press Conference di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (31/1) malam. Laga melawan Persebaya Surabaya selalu menghadirkan tantangan tersendiri, terutama melihat performa impresif tuan rumah.
Jan tak menampik tren positif yang tengah dimiliki Persebaya Surabaya di bawah arahan Bernardo Tavares. Catatan tidak terkalahkan dalam beberapa laga terakhir membuat Green Force tampil penuh kepercayaan diri di hadapan pendukungnya sendiri.
”Saya pikir ketika Anda melawan Persebaya, terutama di momen ini, mereka memiliki hasil yang sangat bagus dalam beberapa laga terakhir. Mereka tidak terkalahkan dan saya rasa dalam empat pertandingan terakhir mereka selalu menang,” ujar Jan Olde.
Dengan kondisi tersebut, Jan menyadari laga di Gelora Bung Tomo akan berjalan berat sejak menit awal. Atmosfer stadion, dukungan suporter, serta momentum positif lawan menjadi faktor yang wajib diantisipasi dengan matang.
Meski begitu, pelatih asal Belanda itu menegaskan Dewa United datang ke Surabaya dengan pemahaman yang jauh lebih baik tentang kekuatan sendiri. Proses panjang yang dilalui selama beberapa musim terakhir mulai memperlihatkan hasil nyata di lapangan.
”Bagi kami, ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Namun setidaknya kami tahu siapa diri kami sesungguhnya. Saya pikir kami sudah bermain lebih baik dibandingkan saat kami memulainya. Proses ini membutuhkan waktu, setidaknya dalam tiga tahun terakhir,” lanjut dia.
Menurut Jan, kematangan tersebut tak datang secara instan, melainkan melalui proses berkelanjutan yang menuntut kesabaran. Konsistensi filosofi dan kejelasan arah permainan menjadi kunci utama perkembangan Dewa United saat ini.
Dia menilai identitas permainan kini mulai terlihat jelas dalam cara tim membangun serangan dan mengontrol tempo. Pemahaman antarpemain juga semakin solid, seiring waktu dan pengalaman bertanding di level tertinggi.
”Secara perlahan kami bisa bermain dengan identitas kami. Ada banyak cara untuk bermain sepak bola. Anda bisa membangun serangan dari kiper, atau langsung mengirim umpan panjang ke depan,” ujar Jan Olde.
Namun Jan menegaskan Dewa United memilih jalan yang lebih menantang demi membangun fondasi jangka panjang. Filosofi bermain dengan proses dianggap mampu membentuk karakter tim yang kuat dan berkelanjutan.
”Namun kami ingin mencoba memainkan sepak bola yang terkadang membutuhkan waktu lebih, dengan proses yang jelas,” jelas pelatih pemegang lisensi UEFA Pro tersebut.
Pendekatan itu diyakini Jan menjadi bekal penting saat menghadapi tim sekelas Persebaya Surabaya yang agresif dan disiplin. Identitas permainan yang jelas memudahkan pemain mengambil keputusan di situasi sulit.
Bagi Dewa United, laga melawan Persebaya Surabaya tak hanya soal hasil akhir di papan klasemen. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian sejauh mana identitas tim mampu bertahan di bawah tekanan tinggi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
