
Ramadhan Sananta dirumorkan merapat ke Persebaya Surabaya di era Bernardo Tavares. (Timnas Indonesia)
JawaPos.com—Rumor dua anak emas Shin Tae-yong berlabuh ke Persebaya Surabaya di deadline day menjadi topik yang bikin Bonek tak bisa diam. Di tengah senyapnya manuver transfer lokal, Green Force justru dikaitkan dengan dua bomber Timnas Indonesia yang namanya melejit di era Shin Tae-yong.
Gebrakan ini terbilang di luar dugaan karena Persebaya Surabaya sebelumnya lebih sering dikaitkan dengan pemain asing. Kini, fokus beralih ke dua striker lokal yang sama-sama punya rekam jejak penting di Timnas Indonesia.
Kedua pemain tersebut dikenal bergantian mengisi lini depan Timnas Indonesia saat Shin Tae yong memimpin. Nama mereka kembali menguat seiring kebutuhan Persebaya Surabaya menambah daya gedor di paruh musim 2025/2026.
Menariknya, masing-masing pemain memiliki situasi berbeda yang sama-sama membuka celah transfer. Satu nama berstatus pinjaman dan tengah menghadapi problem non-teknis, sementara satu nama lain punya hubungan historis kuat dengan pelatih anyar Persebaya Surabaya.
Nama pertama yang mencuat ialah Dimas Drajad, striker Timnas Indonesia yang saat ini dipinjamkan Persib Bandung ke Malut United. Isu ketertarikan Persebaya Surabaya muncul secara mengejutkan dan langsung menyedot perhatian publik.
Kabar tersebut dibongkar akun fan base Green Force, @tribunpersebaya, pada Kamis (8/1). Akun itu menulis, “RUMOUR. Apakah dia tertarik gabung kita? Ya atau tidak, coach @bernardotavares80?”
Peluang Persebaya Surabaya mengamankan Dimas Drajad dinilai cukup terbuka. Persib Bandung sebagai pemilik kontrak disebut tak keberatan melepas sang striker.
Di Persib Bandung, posisi Dimas Drajad di lini depan terjepit oleh Andrew Jung dan Ramon Tanque. Keduanya rutin bergantian bermain sesuai skema yang diterapkan Bojan Hodak.
Situasi Dimas makin rumit usai insiden selebrasi yang membuat Bobotoh geram saat Persib Bandung bertandang ke markas Malut United. Momen itu disebut jadi ganjalan besar bagi Dimas untuk kembali mendapat tempat di Bandung.
Sementara itu, Malut United juga ditaksir enggan mempermanenkan Dimas Drajad. Indikasinya terlihat dari menit bermain yang sangat minim sepanjang musim ini.
Dimas hanya tampil dalam enam laga bersama Malut United dengan total 77 menit bermain. Catatan tersebut memperkuat spekulasi masa depannya yang belum jelas hingga kini.
Dari sisi kontrak, Dimas Drajad masih terikat dengan Persib Bandung hingga 2027. Opsi paling realistis bagi Persebaya Surabaya ialah mengajukan peminjaman hingga akhir musim.
Skema tersebut memungkinkan Persebaya Surabaya mendapatkan tambahan striker tanpa beban transfer permanen. Langkah ini juga sejalan dengan kebutuhan jangka pendek Green Force di sisa musim.
Nama kedua yang tak kalah panas ialah Ramadhan Sananta. Striker Timnas Indonesia ini tengah bermain di luar negeri bersama DPMM FC.
Persebaya Surabaya disebut mencoba mereunikan Ramadhan Sananta dengan Bernardo Tavares. Keduanya pernah bekerja sama dan mencatat progres signifikan saat di PSM Makassar.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
