
Gelandang muda Persebaya Toni Firmansyah saat menghadapi PSIM Jogjakarta. (Persebaya)
JawaPos.com–Gelandang muda Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah kini semakin tak tergantikan di lapangan tengah Green Force. Meski pelatih kepala Persebaya telah berganti berkali-kali, Toni tetap menjadi salah satu pilihan utama.
Begitu juga saat Bernardo Tavares mengambil alih posisi pelatih kepala, Toni Firmansyah tetap menjadi poros utama di lini tengah Persebaya, bersanding dengan Francisco Rivera dan Milos Raickovic.
Kini, performa Toni Firmansyah semakin berkembang di Persebaya. Hal itu terlihat dari nilai rata-rata dia versi Sofascore, yaitu berada di angka 6,7. Untuk pemain berusia 21 tahun, angka tersebut sudah tergolong bagus.
Sepanjang musim ini, dia telah membukukan 15 penampilan bersama Green Force. Dari sisi ofensif, Toni Firmansyah mencatatkan dua tembakan, satu di antaranya mengarah ke gawang. Sementara dari aspek defensif, mengoleksi 34 tekel, 25 intersep, dan 13 sapuan.
Kelebihan lain dari pemain asli jebolan Akademi Persebaya ini adalah dalam hal akurasi passing. Yakni berada di angka 82 persen, serta dribling sukses dengan prosentase 100 persen!
Namun, sebagai pemain muda, ada sejumlah aspek yang masih perlu ditingkatkan, antara lain akurasi umpan panjang (54 persen), crossing akurat (11 persen), serta keunggulan dalam duel di lapangan (38 persen).
Ternyata, di balik perkembangan pesat Toni Firmansyah, ada andil dua gelandang senior Green Force, yaitu Francisco Rivera dan Milos Raickovic. Toni mengaku banyak belajar dari kedua gelandang andalan itu.
”Saya sangat beruntung bisa belajar dari mereka. Banyak hal yang saya pelajari, terutama soal membaca tempo permainan dan menjaga posisi,” ujar Toni seperti dikutip dari laman Persebaya.
Toni juga tidak menampik bahwa Rivera dan Milos sering mengingatkan dia saat bahu-membahu bersama mereka di lini tengah Persebaya saat sedang bertanding. ”Mereka sering mengingatkan kapan harus naik membantu serangan dan kapan harus lebih disiplin bertahan. Itu sangat membantu perkembangan saya,” imbuh dia.
Toni menambahkan, untuk arahan saat fase menyerang, dia belajar banyak dari Rivera. Sedangkan untuk aspek bertahan dan menjaga keseimbangan tim di lini tengah, Milos Raickovic punya kemampuan itu.
Sayangnya saat laga melawan Bali United pada akhir pekan, Milos dipastikan absen karena menjalani hukuman akumulasi kartu. Laga ini akan menjadi ajang unjuk gigi yang lebih besar bagi Toni jika diplot untuk menggantikan posisi Milos.
”Tentunya apabila saya dipercaya kembali, saya akan tampil lebih maksimal, apalagi laga berikutnya akan melakoni laga tandang di markas Bali United,” ucap Toni.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
