
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares soroti keunggulan Bali United berupa waktu recovery lebih panjang. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Kebugaran dan pemain absen menjadi dua persoalan besar yang kini menghantui langkah Persebaya Surabaya jelang laga krusial melawan Bali United. Pelatih Bernardo Tavares dihadapkan situasi pelik saat timnya belum sepenuhnya pulih, sementara pertandingan sudah di depan mata.
Skuad Green Force kembali menggelar latihan sebagai bagian persiapan menghadapi Bali United pada Sabtu mendatang. Sesi latihan berlangsung di Lapangan ABC Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (03/02/26) sore, di bawah komando langsung Bernardo Tavares.
Latihan tersebut belum menyentuh aspek taktikal secara penuh karena fokus utama masih pada pemulihan fisik pemain. Kondisi ini terjadi karena para pemain baru saja melewati laga berat melawan Dewa United pada pertandingan sebelumnya.
Sejumlah pemain Persebaya Surabaya belum berada pada kondisi ideal untuk berlatih bersama tim. Akibatnya, mereka harus menjalani program latihan terpisah demi mempercepat pemulihan kebugaran masing-masing.
Situasi ini jelas menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih dalam menyusun komposisi terbaik. Waktu persiapan yang singkat membuat setiap keputusan harus diambil secara cermat dan terukur.
Masalah kebugaran bukan satu-satunya kendala yang dihadapi Persebaya Surabaya menjelang laga penting tersebut. Tim kebanggaan Bonek itu juga dipastikan kehilangan dua pemain asing andalannya.
Bruno Moreira dan Milos Raickovic tidak bisa tampil saat menghadapi Bali United. Keduanya harus menepi karena sanksi akumulasi kartu kuning yang diterima pada laga sebelumnya.
Absennya Bruno Moreira menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya. Selain berstatus pemain kunci, Bruno juga mengemban peran sebagai kapten tim di lapangan.
Sementara itu, Milos Raickovic selama ini dikenal sebagai sosok penting di lini tengah. Kontribusinya dalam menjaga keseimbangan permainan membuat kehilangan dirinya terasa signifikan.
Kondisi tersebut memaksa Bernardo Tavares memutar otak untuk mencari solusi terbaik. Pelatih asal Portugal itu harus menyiapkan alternatif strategi tanpa mengandalkan dua pilarnya.
Di sisi lain, Bali United bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Meski baru saja menelan kekalahan saat melawan Persik Kediri, kekuatan Laskar Tridatu tetap patut diwaspadai.
Bernardo Tavares menilai Bali United sebagai tim kuat dengan kualitas merata di setiap lini. Menurutnya, hasil negatif pada laga sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan utama.
Baca Juga: Pesan Francisco Rivera dan Milos Raickovic ke Toni Firmansyah! Regenerasi Skuad Persebaya Surabaya
“Jadi tentang Bali, mereka telah bekerja dua hari dan kita untuk mempersiapkan pertandingan untuk pemulihan,” ujar Bernardo Tavares. Pernyataan tersebut menggambarkan perbedaan kondisi persiapan kedua tim.
“Saat ini target kita adalah mencoba memulihkan pemain kita, memeriksa siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak bisa,” lanjutnya. Fokus utama tim saat ini tertuju pada kesiapan fisik pemain.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
