Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Februari 2026, 22.24 WIB

Misi Keluar Zona Degradasi, Borja Martinez Targetkan Curi Poin di Kandang Bali United

Gelandang Persijap Jepara, Borja Martinez. (Dok. Persijap) - Image

Gelandang Persijap Jepara, Borja Martinez. (Dok. Persijap)

Gelandang Persijap Jepara, Borja Martinez. (Dok. Persijap)

JawaPos.com - Gelandang asing Persijap Jepara, Borja Martinez, tengah diliputi motivasi tinggi jelang laga pekan ke-23 Super League 2025/2026. Pemain asal Spanyol itu bertekad memberikan kontribusi maksimal saat timnya dijamu Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (28/2) malam.

Borja menegaskan, kemenangan atas Persebaya Surabaya pada pekan sebelumnya menjadi suntikan semangat bagi tim. Saat itu, Persijap menang 3-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

“Pertandingan sebelumnya lawan Persebaya membuat kami semakin percaya diri. Kami butuh poin untuk memperbaiki posisi di klasemen, jadi laga melawan Bali United sangat penting,” ujar Borja dikutip dari ileague.id.

Pemain bernomor punggung 10 tersebut merupakan rekrutan anyar Persijap pada putaran kedua musim ini.

Dalam tiga laga terakhir, ia selalu mendapat kesempatan tampil. Bahkan pada pekan ke-22 lalu, Borja dipercaya bermain penuh selama 90 menit oleh pelatih Mario Lemos.

Kepercayaan itu ingin ia balas dengan performa konsisten di lini tengah. Menurutnya, kunci untuk bisa mencuri poin di kandang Serdadu Tridatu adalah disiplin dan kekompakan tim.

“Kalau ingin mencuri poin dari Bali United, kami harus bekerja keras sejak menit pertama. Bertahan dengan rapi, transisi cepat, dan menyerang dengan efektif. Semua harus kompak agar tidak memberi celah,” tegasnya.

Laga di Gianyar nanti akan digelar tanpa penonton. Namun situasi tersebut tidak ingin dijadikan alasan. Borja memilih fokus pada persiapan timnya sendiri ketimbang memikirkan faktor eksternal, termasuk kondisi skuad tuan rumah.

“Main tanpa penonton adalah situasi yang harus kami terima. Terpenting kami fokus pada permainan sendiri,” tambahnya.

Saat ini Persijap masih tertahan di peringkat ke-16 dari 18 tim dengan koleksi 18 poin. Posisi tersebut membuat mereka berada di zona merah dan terancam degradasi. Karena itu, setiap laga tersisa menjadi krusial.

Modal kemenangan atas Persebaya menjadi bekal berharga sebelum bertolak ke Pulau Dewata. Anak asuh Mario Lemos berharap tren positif itu bisa berlanjut demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.

Bagi Borja Martinez, laga kontra Bali United bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah kesempatan membuktikan diri sekaligus membantu Persijap keluar dari tekanan di papan bawah klasemen.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore