Dejan Tumbas bersama Persis Solo. (Dok. Persis)
JawaPos.com - Persis Solo baru saja mendatangkan mantan penyerang Persebaya Surabaya, Dejan Tumbas, pada bursa transfer paruh musim ini. Ia diharapkan mampu menambah daya gedor Laskar Sambernyawa.
Meski begitu, Persis Solo juga beruntung bisa mendatangkan Dejan Tumbas karena ia kini telah bertransformasi menjadi pemain serba bisa sejak bermain untuk Persebaya. Berposisi asli sebagai penyerang, ia bisa ditempatkan di gelandang, gelandang bertahan, bahkan bek sayap.
Kini, setelah dilepas Persebaya, Dejan Tumbas punya misi menyelamatkan Persis Solo dari jurang degradasi, karena posisi mereka kini berada di dasar klasemen. Ia pun senang bisa bergabung dengan Persis.
"Saya merasa sangat senang dan bangga bergabung dengan Persisi adalah klub dengan identitas yang kuat, pendukung yang penuh semangat," ujar Tumbas seperti dikutip dari Antara.
Pemain asal Serbia ini mengaku sudah tak sabar bermain untuk Laskar Sambernyawa. Semangatnya membara lantaran punya tantangan lebih berat, yaitu keluar dari posisi paling buncit Super League.
"Sejak saat pertama, saya merasa ini adalah langkah yang tepat untuk saya, dan saya bersemangat untuk memulai babak baru ini di sini," imbuhnya.
Ia percaya bahwa pengalamannya bermain untuk Persebaya yang menutup liga musim lalu dengan finish di peringkat empat, bisa membantu Persis untuk naik ke posisi yang lebih baik.
"Tujuan saya adalah membantu tim mencapai hasil terbaik. Saya ingin berkontribusi dengan pengalaman saya, bekerja keras setiap hari, dan memberikan yang terbaik di lapangan," tegasnya.
Ia yakin dengan bekerja keras melibatkan seluruh elemen tim, Persis Solo bisa keluar dari zona degradasi karena Super League musim ini masih panjang dan segalanya bisa terjadi.
"Bersama-sama, dengan persatuan dan disiplin, saya percaya kita dapat mencapai hal-hal baik musim ini. Untuk suporter, saya berjanji akan memberikan segalanya di lapangan," pungkasnya.
Performa Dejan Tumbas sejatinya tidak buruk-buruk amat selama membela Persebaya. Mengutip dari Transfermarkt, pada paruh musim pertama, ia hampir selalu menjadi pilihan utama, yaitu memainkan 14 pertandingan.
Begitu juga dengan musim lalu, sejak didatangkan pada Januari 2025, ia juga hampir selalu dimainkan pelatih Green Force musim lalu, Paul Munster, yaitu sebanyak 16 pertandingan. Sayangnya, ia belum menyumbang satu gol pun bagi Persebaya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
