
Alfan Suaib adalah bukti Bernardo Tavares mampu orbitkan pemain muda di Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com–Enam pemain muda U-23 Persebaya Surabaya dapat menit bermain lebih banyak di era Bernardo Tavares dan langsung memberi dampak nyata bagi performa tim. Kepercayaan pada pemain muda bukan sekadar wacana, tetapi menjadi fondasi penting kebangkitan Green Force di Super League 2025/2026.
Sejak resmi memimpin Persebaya Surabaya pada 10 Januari 2026, Bernardo Tavares membawa perubahan signifikan dalam pendekatan tim. Dalam empat laga sejak pekan ke-17 hingga pekan ke-20 super league, Persebaya Surabaya belum sekalipun merasakan kekalahan.
Persebaya Surabaya memulai era Bernardo Tavares dengan kemenangan 2-1 atas Malut United pada pekan ke-17. Tren positif itu berlanjut saat Green Force menang telak 3-0 di kandang PSIM Jogjakarta pada pekan ke-18 super league.
Konsistensi Persebaya Surabaya tetap terjaga saat menjamu Dewa United di pekan ke-19 meski laga berakhir imbang 1-1. Puncaknya terjadi pada pekan ke-20 ketika Persebaya Surabaya sukses menaklukkan Bali United 3-1 di Gianyar.
Performa stabil ini tidak lepas dari keberanian Bernardo Tavares memberi ruang besar bagi pemain muda U-23. Enam pemain muda kini rutin mendapat menit bermain dan terlibat langsung dalam dinamika permainan tim utama.
Persaingan di slot regulasi U-23 Persebaya Surabaya pun semakin ketat dan sehat. Toni Firmansyah serta Mikael Tata yang lebih berpengalaman tetap harus bersaing dengan nama-nama muda lain yang tampil lapar dan berani.
Sadida Nugraha menjadi salah satu contoh pemain muda yang mampu menjawab kepercayaan pelatih. Gelandang bertahan berusia 20 tahun itu sudah tampil sembilan kali dengan total 256 menit bermain, bahkan sekali menyabet predikat Player of The Match.
Dimas Wicaksono yang baru berusia 18 tahun juga mulai mencuri perhatian di sektor sayap kanan. Dia telah tampil tujuh kali dengan total 115 menit bermain, menjadi opsi segar saat Persebaya Surabaya membutuhkan kecepatan.
Ichsas Baihaqi tidak ketinggalan mendapat kesempatan di lini tengah Persebaya Surabaya. Pemain 18 tahun itu sudah bermain lima kali dan mengoleksi 90 menit bermain di level tertinggi.
Mikael Tata menunjukkan konsistensi di posisi bek kiri meski masih berusia 21 tahun. Dia telah tampil delapan kali dengan total 286 menit bermain dan menjadi bagian penting rotasi lini belakang.
Toni Firmansyah tetap menjadi tulang punggung di sektor gelandang tengah Persebaya Surabaya. Pemain 21 tahun ini mencatat 15 penampilan dengan total menit bermain mencapai 1.015 menit, terbanyak di antara pemain U-23 lainnya.
Nama terbaru yang mencuri sorotan adalah Alfan Suaib yang akhirnya mencetak gol pertamanya untuk Persebaya Surabaya. Sayap kanan berusia 21 tahun itu baru tampil dua kali, namun langsung memberi dampak lewat gol penting.
Momen spesial Alfan terjadi saat Persebaya Surabaya menumbangkan Bali United 3-1 di Gianyar. Gol keduanya menjadi penentu arah pertandingan dan mempertegas kepercayaan pelatih pada pemain akademi.
Usai laga tersebut, Bernardo Tavares secara khusus memuji mental dan kerja keras Alfan Suaib. Dia menjadikan Alfan sebagai contoh ideal bagi pemain muda lain di lingkungan Persebaya Surabaya.
”Percayalah pada mimpimu dan teruslah berjuang. Jika kamu bekerja keras, kesempatan akan datang. Dan jika mampu memanfaatkannya, kamu bisa seperti Alfan Suaib hari ini,” ucap Tavares.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
