
Bakat Alfan Suaib ditempa secara intensif bersama Persebaya Future Lab. (Persebaya)
JawaPos.com–Pesan Bernardo Tavares ke Persebaya Future Lab kembali menggema setelah munculnya Alfan Suaib sebagai talenta muda terbaru Persebaya Surabaya. Pelatih asal Portugal itu menegaskan pentingnya keberlanjutan regenerasi pemain melalui jalur pembinaan internal seperti yang ditunjukkan Alfan.
Persebaya Surabaya kembali memetik hasil positif saat menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kemenangan 3-1 atas Serdadu Tridatu terasa semakin spesial karena lahir dari kontribusi pemain muda binaan klub sendiri.
Sosok itu adalah Alfan Suaib, pemain jebolan Persebaya Future Lab yang mencuri perhatian pada laga tersebut. Masuk sebagai pemain pengganti, Alfan langsung memberi dampak nyata bagi permainan Green Force.
Pemain berusia 21 tahun itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-69. Gol tersebut menjadi gol debut Alfan di musim ini sekaligus melengkapi kemenangan Persebaya Surabaya atas Bali United.
Kemunculan Alfan bukan proses instan dan lahir dari perjalanan panjang pembinaan usia muda. Dia merupakan pemain jebolan SSB Binter dan sempat berlaga di Liga TopSkor pada 2021.
Performa konsisten membawa Alfan bergabung dengan Persebaya U-20. Dia tampil di EPA U-20 musim 2022 dan 2023 sebelum akhirnya mencicipi atmosfer tim senior.
Debut Alfan bersama tim utama Persebaya Surabaya terjadi pada musim Super League 2023/2024. Saat itu, dia mencatatkan menit bermain meski masih terbatas dengan total 27 menit.
Kesabaran dan kerja keras Alfan akhirnya terbayar pada laga kontra Bali United. Kesempatan yang datang kali ini berhasil dimanfaatkan secara maksimal oleh sang pemain muda.
Bernardo Tavares pun tak ragu memberikan apresiasi terbuka kepada Alfan Suaib. Dia menegaskan kepercayaannya terhadap pemain muda yang mampu bekerja keras dan memanfaatkan peluang.
”Pesan ini saya tujukan untuk para pemain akademi Persebaya, karena di sini ada Alfan Suaib yang sebelumnya mungkin hanya bermain satu menit sejauh ini, tetapi hari ini dia masuk dan langsung mencetak satu gol,” ujar Bernardo Tavares.
Dia menyebut kisah Alfan sebagai contoh nyata mimpi bisa diraih lewat kerja keras.
”Jadi, percayalah pada impian kalian dan teruslah berjuang, karena jika kalian bekerja keras, kalian akan mendapat kesempatan,” lanjut Bernardo Tavares.
Bernardo menegaskan hasil akan datang ketika kesempatan itu benar-benar dimaksimalkan. Pelatih berusia 45 tahun itu juga menekankan pentingnya konsistensi bagi para pemain muda Persebaya Surabaya. Performa stabil akan sangat membantu menambah kedalaman skuad di Super League.
Tak hanya kepada pemain, pesan khusus juga disampaikan Bernardo Tavares kepada Persebaya Future Lab. Dia menilai peran akademi sangat krusial dalam menjaga kesinambungan prestasi klub.
”Tugas kalian adalah mencetak pemain dengan menit main di Tim Utama, tugas memenangkan pertandingan adalah tugas kami!” ujar Bernardo dengan lugas.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
