Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Oktober 2025, 04.30 WIB

32 Artis Bertanding Saat Atap Lapangan Padel Anwa Racquet Club Jakbar Roboh, Pemilik: Kami Mohon Maaf, Ini Musibah

Hujan deras disertai angin kencang merobohkan atap lapangan padel di Anwa Racquet Club, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (26/10) siang. (Istimewa) - Image

Hujan deras disertai angin kencang merobohkan atap lapangan padel di Anwa Racquet Club, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (26/10) siang. (Istimewa)

JawaPos.com – Suasana semarak turnamen padel yang diikuti 16 pasangan artis di Anwa Racquet Club, Meruya, mendadak berubah mencekam pada Minggu (26/10) sore. Atap lapangan tiba-tiba ambruk saat pertandingan tengah berlangsung.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. Para pemain, termasuk sejumlah selebritas dan influencer, berhasil dievakuasi dengan selamat.

Pertandingan Berlangsung Saat Atap Ambruk

Ketua Turnamen The Prime Gito menjelaskan, kejadian berlangsung saat seluruh peserta tengah bertanding di babak semifinal tenis dan perempat final padel.

"Alhamdulillah tidak ada korban cedera, tidak ada korban jiwa, semuanya sehat-sehat. Bisa evakuasi semua keluar tadi dengan selamat," ujar Gito, Minggu (26/10).

Ia menambahkan, turnamen ini sudah berlangsung sejak Jumat (25/10) dan diikuti komunitas tenis serta peserta dari berbagai kalangan, termasuk influencer dan artis.

16 Pasang Artis Ikut Turun Bertanding

Ketua Turnamen lainnya, Annisa, menyebut bahwa turnamen tersebut menghadirkan 16 pasangan selebritas (32 orang) yang benar-benar turun ke lapangan. Mereka pun hadir dalam pertandingan hari ini.

"Alhamdulillah hari ini turnamen kita dihadiri oleh 16 pasang seleb. Dan mereka hadir semua ya. Alhamdulillah semuanya hadir, semuanya main. Jadi kita juga ada tanggung jawab semua peserta," ungkap Annisa.

Kelanjutan dari turnamen ini masih akan dikonsolidasikan lebih lanjut. 

Pemilik Anwa Racquet: Kami Mohon Maaf, Ini Musibah

Pemilik Anwa Racquet Club, Wawa, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menegaskan, seluruh aspek teknis bangunan sebenarnya sudah sesuai standar, namun hujan deras disertai angin kencang menyebabkan atap ambruk.

"Kalau secara teknis semua sudah oke, tapi tadi memang hujan terlalu besar. Sehingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami mohon maaf pak," ujarnya.

Wawa menambahkan, pihaknya langsung menutup area untuk investigasi dan mempercepat proses perbaikan.

"Langsung dikerjakan, langsung kita tutup, nggak boleh masuk. Tapi kami percaya polisi juga bekerja sama yang baik. Sampai waktu tertentu nanti kita perbaiki lagi," katanya.

Meski enggan menyebut angka kerugian, Wawa mengaku kerusakan yang dialami cukup signifikan.

"Saya nggak bisa sebut angka. Karena bikinnya aja juga mahal sekali. Jadi kita baru buka 4 bulan. Tapi kita cuma bisa bersyukur sama Tuhan. Kalau tidak ada korban. Kalau uang bisa dicari, tapi nyawa susah," tutur Wawa.
Investigasi Polisi dan BPBD DKI

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, membenarkan insiden itu disebabkan oleh cuaca ekstrem.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore