
Pebulu tangkis putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Putri Kusuma Wardani berbicara mengenai peluangnya di Indonesia Masters 2026. Ia mengaku ingin berjuang mati-matian untuk menjadi juara menyesuaikan peta kekuatan tunggal putri.
Indonesia Masters 2026 jadi turnamen ketiga yang digelar dalam rangkaian tur Asia pembuka BWF World Tour 2026. Ajang level Super 500 berlangsung setelah Super 1000 Malaysia Open 2026 dan Super 750 India Open 2026.
Status Super 500 dan turnamen ketiga membuat tak banyak unggulan yang tampil. Terutama di sektor tunggal putri, di mana mereka yang masuk dalam jajaran sepuluh besar hanya sedikit.
Yakni Chen Yu Fei selaku pemain nomor empat dunia, lalu Ratchanok Intanon (6), Putri Kusuma Wardani (7), dan Tomoka Miyazaki (9). Sementara pemain nomor satu hingga tiga dunia, yakni An Se Young (Korea), Wang Zhi Yi (Tiongkok), dan Akane Yamaguchi (Jepang), memutuskan absen.
Bagi Putri KW, Indonesia Masters 2026 bisa jadi momentum untuk berbicara banyak. Apalagi dia berstatus sebagai unggulan kedua turnamen. Putri pun menyadari kesempatan itu. Dia paham betul harapan untuk melaju jauh, termasuk juara, terbuka.
"Kalau momentum ya pasti ada harapan untuk bisa juara di sini," kata Putri yang baru memenangkan babak pertama Indonesia Masters 2026 atas Sung Shuo Yun (Taiwan) dengan 21-15, 21-15, Rabu (21/1).
"Tapi kan itu semua dengan lawan-lawan sekarang yang ada, setiap matchnya aku enggak boleh menyepelekan yang di bawah aku atau setara aku. jadi aku tiap matchnya harus benar-benar siap dan harus habis-habisan juga," tambah dia.
Menurut Putri KW, persaingan tunggal putri dunia di matanya kini audah cukup merata. Sehingga walau pun banyak pemain top yang absen, pemain-pemain di luar 10 besar juga tangguh.
"Untuk disini sih even ga ada yang top 10 atau pemain terbaiknya, menurutku persaingan di tunggal putri sekarang cukup ketat," kata Putri.
"Dan yang disini pemain-pemainnya yang junior dan yang lebih senior sangat konsisten dan yang junior juga bermain dengan cukup baik dan enggak mau kalah dengan yang diatasnya mereka," imbuh pemain binaan PB Exist Jakarta ini.
Lebih lanjut, Putri KW juga mengatakan bahwa selain ingin memanfaatkan momentum, dirinya juga punya motivasi berlipat karena selama ini selalu gagal juara BWF World Tour Super 500.
Padahal, Putri KW sudah tiga kali menembus final di level tersebut. Yakni di Hong Kong Open 2024, Hylo Open 2025, dan Australia Open 2025.
"Ya sangat temrotivasi karena sudah 3 kali juga aku di 500 dapat medali perak. Dan aku ingin disini aku ingin banget bisa juara dan di Super 500 pertama aku juaranya di Indonesia," jelas Putri.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
