Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Oktober 2025, 20.28 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Jamin Legalitas 117 Pondok Pesantren di Surabaya: Semua Punya IMB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjamin 117 pesantren yang ada di Surabaya memiliki IMB. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjamin 117 pesantren yang ada di Surabaya memiliki IMB. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaruh perhatian khusus pada pembangunan Pondok Pesantren, pasca gedung Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo ambruk dan merenggut 63 korban jiwa, Senin (29/10) lalu.

Ia pun langsung menginstruksikan jajarannya untuk mendata seluruh pondok pesantren yang beroperasi di Kota Pahlawan. Hasilnya, ada 117 ponpes di Surabaya yang terdaftar di Kementerian Agama.

"Dari 117 yang terdaftar, Alhamdulillah pada waktu pondok itu berdiri dan ada beberapa perbaikan, semuanya ada IMB-nya. Makanya saya sedih ketika ada yang menuding tidak ada IMB-nya," tutur Eri, Sabtu (18/10).

Secara tegas, politikus PDIP itu menepis tudingan bahwa pondok pesantren di Surabaya dibangun asal-asalan dan tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal faktanya, semua pesantren di Surabaya terdata di Kemenag.

"Buktinya pondok pesantren yang ada di Surabaya itu semuanya ada IMB-nya. Awal dia berdiri, ketika ada perbaikan-perbaikan juga ada IMB-nya yang disampaikan oleh Kementerian Agama,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Eri mengungkapkan bahwa data pondok pesantren yang beroperasi di Surabaya berada di bawah kewenangan Kemenag, bukan berada di bawah Pemkot Surabaya.

"Pondok (pesantren) operasionalnya ada di Kemenag, bukan di pemkot, jadi kita nggak pernah tahu. Tapi data yang diberikan Kemenag, 117 pondok itu Alhamdulillah semuanya ada IMB-nya, kami akan memastikan kekuatannya,” tegas Eri.

Kendati demikian, Pemkot akan membentuk tim khusus bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Bukan hanya aspek legalitas, mereka juga akan memastikan struktur bangunan pesantren di Surabaya. 

"Kita akan membentuk tim dengan ITS, kita akan bergerak dengan tim ITS. Nanti kita akan membentuk tim, dari IMB yang sudah ada, kan sudah lama, maka kita akan hitung kekuatannya,” jelasnya.
 
Nantinya, tim tersebut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan ponpes di Surabaya.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah tragedi serupa dan menepis keraguan publik terhadap pesantren.
 
"Saya bisa meyakinkan bahwa jangan pernah meragukan pondok-pondok yang ada di Surabaya, insya Allah juga di seluruh Indonesia, wabil khusus di Surabaya. Pondok ini tempat menuntut ilmu," pungkas Eri. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore