Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Oktober 2025, 06.49 WIB

ODGJ di Sidoarjo Ngamuk Bawa Celurit, Dua Petugas Terluka Saat Evakuasi

ODGJ di Sidoarjo ngamuk bawa celurit, dua petugas terluka saat evakuasi. (Dokumentasi Radar Sidoarjo) - Image

ODGJ di Sidoarjo ngamuk bawa celurit, dua petugas terluka saat evakuasi. (Dokumentasi Radar Sidoarjo)

JawaPos.com-Warga Dusun Bogem, Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, digegerkan dengan ulang seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ), berinisial AS, 41. 

Dia mengamuk di rumahnya sambil memegang senjata tajam, berupa celurit. Aksi AS membuat warga sekitar panik dan takut. Mereka lantas memanggil petugas gabungan untuk mengevakuasi. 

Humas Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Yoli Wisnu mengatakan, pihaknya menerima laporan ada ODGJ yang mengamuk sambil membawa sajam di kawasan Balongbendo pada Sabtu (25/10).

“Benar, kemarin petugas gabungan mendapat laporan evakuasi ODGJ membawa sajam. Kami segera berkoordinasi dengan TNI, Polri, Dinsos, dan Satpol PP,” tutur Yoli, dikutip dari Radar Sidoarjo, Jawa Pos Group, Minggu (26/10).

Dia mengakui proses evakuasi berjalan alot. AD terus mengayunkan celurit setiap kali petugas gabungan, yang terdiri dari personel TNI-Polri, BPBD, Damkar Pos Krian, Dinsos, dan Satpol PP, berusaha mendekat. 

“Proses evakuasi memakan waktu sekitar tiga setengah jam. Kami harus ekstra hati-hati karena yang bersangkutan terus melakukan perlawanan dengan mengayunkan sajam,” sambung dia.

Di sisi lain, Plt Kepala UPT PP Rehsos Dinas Sosial Sidoarjo Kristian Yudi Arianto mengatakan bahwa pihaknya sempat mencoba melakukan pendekatan persuasif, tamu upaya tersebut tak berhasil. 

AS tetap bertahan di kamarnya. Petugas gabungan berupaya menenangkannya agar mau keluar baik-baik. Namun setiap kali petugas mendekat, AS mengayunkan celurit hingga dua petugas terluka. 

"Salah satu petugas bahkan terkena sabetan di punggung dan saya sendiri juga sempat terkena goresan. Kami bersyukur proses evakuasi bisa diselesaikan, AS akhirnya berhasil keluar dari kamarnya," tutur Kristian. 

Setelah diamankan, AS langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo untuk mendapat perawatan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore