Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 November 2025, 23.05 WIB

Nyaris Roboh Usai Ditabrak Truk Tronton, Jasamarga Tutup Sementara GT Banyu Urip Ruas Surabaya - Gempol

Alat berat dikerahkan untuk perbaikan Gerbang Tol Banyu Urip Ruas Surabaya - Gempol yang Nyaris Roboh Usai Ditabrak Truk Tronton. (Humas Jasamarga Transjawa Tol) - Image

Alat berat dikerahkan untuk perbaikan Gerbang Tol Banyu Urip Ruas Surabaya - Gempol yang Nyaris Roboh Usai Ditabrak Truk Tronton. (Humas Jasamarga Transjawa Tol)

JawaPos.com - Gerbang Tol (GT) Banyu Urip di ruas Surabaya - Gempol ditutup sementara setelah nyaris roboh akibat ditabrak truk tronton bernopol L 8011 UG pada Kamis (6/11) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Senior Manager Representative Office 3 Ruas Tol Surabaya-Gempol PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Agus Susilo mengatakan, peristiwa kecelakaan di Gerbang Tol Banyu Urip melibatkan sebuah dump truck (KR). 

Dari keterangan petugas di lapangan, KR bergerak menuju exit tol, namun saat berada tepat di bawah Atap Gerbang Tol, bagian belakang dump truk terbuka dan menabrak atap yang berada di atasnya. 

"Hal ini menyebabkan atap Gerbang Tol Banyu Urip yang berada di atas tiga gardu tol yang sedang beroperasi mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat melayani transaksi,” terang Agus dalam keterangannya, Jumat (7/11).

Jasamarga Transjawa Tol pun bertindak cepat dengan menutup sementara gardu tol entrance di GT Banyu Urip. Pihaknya lalu melakukan proses evakuasi kendaraan, pembersihan, dan berkoordinasi dengan kepolisian. 

"Lalu lintas yang akan masuk GT Banyu Urip dialihkan, serta lalu lintas yang keluar (berjalan) normal dengan memanfaatkan jalur terbatas, untuk menghindari adanya dampak gangguan berikutnya," imbuhnya. 

Sementara itu, VP Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan hingga saat ini, atap GT Banyu Urip ruas Surabaya - Gempol yang terdampak masih dalam tahap perbaikan. 

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dalam proses perbaikan. Kami terus berkolaborasi dengan seluruh instansi termasuk Kepolisian dalam memastikan kenyamanan pengguna jalan,” ucap Ria.

Layanan transaksi di entrance GT Banyu Urip tetap dapat dilakukan dengan menerapkan rekayasa lalu lintas detour (sementara), menyiagakan mobile reader, dan menurunkan petugas tambahan. 

"JTT mengajak seluruh pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima, sebelum melakukan perjalanan, serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," pungkas Ria.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore