Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 19.40 WIB

RS Kemenkes Surabaya Kini Punya PET Scan Canggih, Menkes Budi Gunadi: Tak Perlu ke Jakarta atau Singapura Lagi!

PET Scan Canggih RS Kemenkes Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

PET Scan Canggih RS Kemenkes Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Genap berusia satu tahun, Rumah Sakit Kemenkes yang beralamat di Jalan Indrapura Nomor 17, Kota Surabaya, kini memiliki layanan medis baru, yakni PET Scan dan Radioterapi. 

Layanan tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin di Auditorium Heritage Rumah Sakit Kemenkes Surabaya pada Senin sore (17/11) kemarin. 

PET scan merupakan pemeriksaan radiologi modern yang memanfaatkan zat radioaktif dosis rendah untuk menampilkan gambaran tiga dimensi (3D) aktivitas metabolisme tubuh secara langsung (real time). 

“Teknologi ini (PET Scan dan Radioterapi) memungkinkan deteksi dini berbagai kondisi jantung, gangguan saraf, serta kasus kanker dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi,” tutur Menkes Budi.

Ia menyebut penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian kedua tertinggi di Indonesia, setelah stroke. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam memperluas layanan kesehatan kritis. 

“Kalau bisa 514 kabupaten/kota memiliki layanan seperti ini, tersedia merata, nanti alatnya kita kasih. Hari ini kita mulai dengan meluncurkan fasilitas PET Scan, Radioterapi di RS Kemenkes Surabaya,” imbuhnya. 

Menurutnya, banyak kasus jantung bermula dari gangguan sejak kecil yang tak tertangani, seperti kerusakan katup akibat infeksi. Kasus lain adalah masalah pada pembuluh darah jantung yang memerlukan tindakan bypass.

"Nah, yang masalah akibat katup jantung dan pembuluh darah jantung itu saya minta 3-4 provinsi bisa (menangani). Kebetulan di Surabaya ada RS kemenkes baru. Saya bilang cepat-cepat bisa," tutur Budi. 

Saat ini, layanan Pet Scan di Rumah Sakit Kemenkes Surabaya adalah yang pertama di Jawa Timur. Bahkan belum tersedia di wilayah Indonesia Timur, seperti Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara.

Menkes berharap dengan keberadaan layanan medis kritis lengkap di Surabaya dapat mengurangi antrean pasien jantung di rumah sakit besar Jakarta. Masyarakat juga tak perlu lagi berobat jauh-jauh ke luar negeri.

"Nggak usah dikirim ke Jakarta, nggak usah dikirim ke Singapura, ke Pinang Malaysia karena alat PET Scan yang canggih itu sudah ada di Surabaya, jadi di sini saja, keluarga bisa menemani," pungkasnya. 

Sebagai informasi, RS Kemenkes Surabaya diresmikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada Jumat, 6 September 2024. Menariknya, rumah sakit seluas 163.380 meter persegi ini adalah bekas RS darurat penanganan Covid-19

Dibangun sejak 2022, Jokowi mengatakan pembangunan RS Kemenkes Surabaya menelan anggaran Rp 1,6 triliun. Bahkan biaya peralatan medisnya mencapai Rp 386 Miliar.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore