Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 16.55 WIB

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Nganjuk, Polisi Ungkap Motif Awal karena Sakit Hati

TKP kasus pembunuhan ibu dan anak di rumah kos Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk. (Dokumentasi Radar Nganjuk) - Image

TKP kasus pembunuhan ibu dan anak di rumah kos Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk. (Dokumentasi Radar Nganjuk)

JawaPos.com - Nasib tragis dialami oleh satu keluarga di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Seorang ibu dan putrinya ditemukan tewas dan bersimba darah di rumah kos Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman. 

Korban berinisial EN, 41 tahun dan EJE, 22 tahun. Mereka ditemukan tidak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk dan luka bakar. Saat peristiwa nahas itu, putri bungsunya berinisial EDM, 19 tahun juga berada di dalam kos. 

Dalam kondisi kritis dengan sejumlah luka tusuk, EDM ditemukan warga masih hidup. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk menjalani perawatan intensif serta pemeriksaan lanjutan.

“Begitu informasi kami terima, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan," tutur Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, dikutip dari Radar Nganjuk Jawa Pos Group, Jumat (28/11). 

Usaha aparat kepolisian pun membuahkan hasil. Tak sampai dua jam, pelaku berinisial DS, 30 tahun, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

"Alhamdulillah dalam waktu singkat terduga pelaku sudah berhasil diamankan di rumahnya. Pemeriksaan masih berlangsung, dan kami memastikan seluruh proses berjalan profesional serta humanis,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca mengatakan saat meringkus DS di rumahnya, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau, yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

"Masih dalam penyelidikan. Motif awal yang kami dapatkan mengarah pada sakit hati. Tim masih mengumpulkan bukti tambahan, memeriksa saksi, dan memperjelas hubungan antara pelaku dan korban," tutur AKP Sukaca. 

Untuk keterangan lengkap, Sukaca mengatakan, polisi akan melakukan pers release. Kini, kedua jenazah korban sudah dipulangkan ke kampung halamannya di  Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Sementara putri bungsu masih dalam perawatan intensif. Polres Nganjuk juga telah memasang garis polisi di TKP, yakni kamar kos tempat tinggal para korban di Jalan Mongonsidi, Nganjuk. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore