Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Desember 2025, 16.38 WIB

Jawa Timur Sabet IKK Award 2025, Bukti Komitmen dalam Meningkatkan Kualitas Kebijakan Publik

Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) 2025 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Novotel Samator Surabaya. (Istimewa) - Image

Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) 2025 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Novotel Samator Surabaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Memperkuat kualitas kebijakan publik Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah dalam Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) 2025 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Novotel Samator Surabaya, Selasa (25/11).

IKK Award ialah penghargaan yang diberikan oleh LAN RI pada instansi pemerintah yang dinilai unggul dalam Indeks Kualitas Kebijakan (IKK), merupakan instrumen mengukur kualitas kebijakan publik. Penghargaan diberikan kepada instansi yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, partisipasi publik, transparansi, dan efektivitas dalam proses perumusan dan implementasi kebijakan. 

Selaku Koordinator utama pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) di Jawa Timur, BRIDA memegang peran sentral dalam memastikan seluruh proses evaluasi kebijakan daerah berjalan secara terstruktur dan professional, tidak hanya mengoordinasikan pengumpulan dan penyelarasan data dari seluruh PD.

Namun juga menyediakan pendampingan teknis, bimbingan metodologis, serta fasilitasi diskusi untuk memastikan setiap indikator IKK dapat dipahami dan diimplementasikan dengan tepat, serta melakukan verifikasi hasil penilaian supaya kualitas kebijakan daerah dapat diukur secara akurat dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Bidang Pengendalian Mutu dan Prinsip Meritokrasi Tasdik Kinanto; Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Muhammad Taufiq; Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak; Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Bupati dan Wali Kota, serta perwakilan Kementerian dan Lembaga.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil ElestiantoDardak memberikan sambutan selaku mewakili Gubernur Jawa Timur yang berhalangan hadir. (Istimewa)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa sinergi antara Pemprov Jatim dan LAN RI telah menghasilkan dampak nyata, seperti melalui proyek perubahan PIM yang melahirkan layanan transportasi publik Trans Jatim.

“Program yang berawal dari inovasi Kepala Dinas Perhubungan kini menjadi salah satu layanan yang paling mendapatkan apresiasi masyarakat dan terus mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi bersama DPRD,” kata Emil.

Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Muhammad Taufiq mengukapkan reformasi birokrasi tidak cuman meningkatkan nilai indeks, tapi menghasilkan kebijakan yang benar-benar berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

“Kualitas kebijakan ialah instrumen utama pemerintah menggerakkan masyarakat, bila kebijakan tidak berkualitas, maka orkestrasi pembangunan pasti tidak berjalan harmonis,” pungkasnya.

Pengukuran IKK 2025, tambah Taufiq, menyebutkan mengalami perbaikan dimana tahun ini setiap instansi diwajibkan mengajukan tiga kebijakan yang telah diimplementasikan dalam tiga tahun terakhir, yaitu 2022-2024, Dokumen bukti dukung juga disederhanakan agar lebih mudah disediakan dan tidak multitafsir.

“Tingkat partisipasi instansi pemerintah mencapai 548 dari total 646 instansi, atau 85 persen, angka tersebut sebagai peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, seluruh peserta, 468 instansi tercatat sebagai fully participant karena mengikuti seluruh tahapan, sementara 80 lainnya berstatus committed participant meski belum menyelesaikan tahapan penuh,” tutur Taufiq.

Staf Khusus Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Bidang Mutu dan Prinsip Meritokrasi, Tasdik Kinanto. (Istimewa)

Taufiq menekankan pentingnya peningkatan kualitas kebijakan melalui ekosistem pembelajaran bersama, peluncuran Policy Legal Hub oleh Badan Strategi Kebijakan Hukum, yang mempertemukan analis hukum dan analis kebijakan untuk memastikan harmonisasi regulasi dan implementasi kebijakan. “Sinergi diharapkan memperkuat perbaikan kualitas kebijakan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Daftar instansi meraih kualifikasi unggul berdasarkan kategori, kategori Kementerian, antara lain oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kehutanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian PAN-RB, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Bappenas, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial. Pada kategori Lembaga, predikat unggul diraih Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan Lembaga Pengkajian Negara.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore