Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Desember 2025, 13.02 WIB

Perusahaan Butuh Tenaga Kerja, Disnaker Gresik Tinggal Sodorkan Nama

Pemkab Gresik bekali calon tenaga kerja dengan pelatihan dan sertifikasi. (Istimewa) - Image

Pemkab Gresik bekali calon tenaga kerja dengan pelatihan dan sertifikasi. (Istimewa)

JawaPos.com-Selain membuka ruang lewat aplikasi Gresik Kerja, pemkab pun membekali pelatihan dan sertifikasi bagi warga unskill. Tahun ini, terdapat 24 jenis pelatihan yang dibuka Dinas Tenaga Kerja. Baik bersumber dari APBD maupun dilakukan perusahaan.

Misalnya PT Freeport Indonesia yang melatih 300 warga dengan 15 pelatihan pada Desember 2024. Kemudian pada 2025 sekitar 160 warga Kota Pudak dilatih.

PT Petrokimia Gresik juga demikian. Pekan lalu, melalui program Generasi Andalan Gresik Ahli dan Handal (Gagah), sebanyak 18 warga ikut pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainul Arifin mengatakan, pelatihan yang dibuka didasarkan pada kebutuhan industri. Bahkan juga bagi penyandang disabilitas.

Mereka yang mengikuti pelatihan nantinya akan terdata di sistem Disnaker. Apabila perusahaan di Gresik membutuhkan langsung disodorkan daftarnya.

“Misalnya sebuah perusahaan butuh tenaga crane, kami sodorkan yang sudah pegang sertifikasi. Langsung dipanggil perusahaan untuk interview,” terang Zainul Arifin.

Mantan Camar Manyar itu menyebut dari pelatihan yang sudah digelar, 80-90 persen di antaranya sudah diterima bekerja. Tidak hanya di perusahaan besar namun juga sektor usaha lain.

“Kemarin habis pelatihan crane dengan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) JIIPE dan rencananya bisa diserap di sana setelah pelatihan,” ungkap Zainul Arifin.

Pada 2026, rencananya Pemkab Gresik akan membuka sebanyak 25 pelatihan dan sertifikasi. Baik untuk kebutuhan industri maupun wirausaha.

Zainul menyebut, tidak sedikit lulusan pelatihan Disnaker saat ini sudah bekerja di perusahaan. Bahkan di Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE). Ada pula yang diterima di luar Gresik seperti Kalimantan.

“Sektor industri di Gresik ini kam butuh tenaga kerja skill. Selain membuka akses lewat aplikasi Gresik Kerja, warga juga kami bekali dengan pelatihan dan sertifikasi sesuai yang dibutuhkan industri,” tandas Zainul Arifin. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore