Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Desember 2025, 21.14 WIB

Polda Jatim Ringkus 3 Tersangka Baru Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina di Sambikerep Surabaya

Nenek Elina memenuhi panggilan Polda Jatim terkait kasus dugaan pengusiran paksa dari rumahnya, Minggu (28/12). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Nenek Elina memenuhi panggilan Polda Jatim terkait kasus dugaan pengusiran paksa dari rumahnya, Minggu (28/12). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com-Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap tersangka baru kasus perusakan rumah lansia bernama Elina Widjajanti (80) di Kecamatan Sambikerep, Surabaya, sehingga total pelaku yang telah diamankan dalam perkara tersebut kini berjumlah tiga orang.

’’Semalam kami kembali menangkap satu tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait perusakan rumah Nenek Elina. Yang bersangkutan diamankan pukul 22.00 WIB di warung kopi kawasan Jalan Bintang Diponggo,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast di Surabaya, Rabu (31/12).

Tersangka ketiga berinisial SY alias Klowor (59) diringkus tim Subdirektorat IV Perlindungan Perempuan dan Anak Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim saat tengah nongkrong di sebuah warung kopi di Jalan Bintang Diponggo, Surabaya, pada Selasa (30/12) malam.

Jules mengatakan penyidikan masih terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka, mengingat dalam rekaman video yang beredar terlihat lebih dari tiga orang terlibat dalam aksi perusakan tersebut. ’’Doakan hari ini atau besok bisa bertambah,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jatim telah menetapkan SAK dan MY (54) sebagai tersangka. Keduanya ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda di wilayah Surabaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Widi Atmoko menjelaskan penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik Unit II Subdirektorat IV Perlindungan Perempuan dan Anak menggelar perkara.

"Para tersangka diduga kuat melanggar Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yakni melakukan pengeroyokan dan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang dan barang,” kata Widi.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore