Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 19.13 WIB

BMKG: Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang Masih Intai Jawa Timur hingga 20 Januari 2026

ILUSTRASI Hujan lebat. (JAWAPOS)

JawaPos.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, menyebut cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang, masih mengintai seluruh wilayah di Jawa Timur hingga 20 Januari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan menjelaskan cuaca ekstrem terjadi karena sebagian besar wilayah di Jawa Timur memasuki puncak musim hujan, serta diperkuat pengaruh Monsun Asia.

"Selain itu juga adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi Jatim, suhu muka laut di Selat Madura yang hangat, serta atmosfer lokal yang labil," tuturnya, Rabu (14/1).

Taufiq menerangkan suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih tinggi, ditambah kondisi atmosfer lokal yang labil, turut mendukung terbentuknya awan konvektif yang menjadi pemicu hujan.

Oleh karena itu, BMKG Juanda mengeluarkan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur. "Waspadai potensi cuaca ekstrem yang berpotensi bencana hidrometeorologi pada periode 11 - 20 Januari 2026," imbuhnya.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, terutama di wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau tebing.

Sebagai upaya antisipasi, masyarakat diminta rutin memantau cuaca terbaru serta peringatan dini melalui radar WOFI di situs resmi maupun kanal informasi BMKG Juanda yang diperbarui secara berkala.

“Masyarakat bisa memantau cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website, informasi peringatan dini 3 harian, serta peringatan dini setiap 2-3 jam ke depan yang dibagikan BMKG Juanda,” tukas Taufiq.

Adapun wilayah di Jawa Timur yang perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem, meliputi Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kota Kediri, Kabupaten Magetan, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto.

Kemudian Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan.

Lalu Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo.

Begitu pula di Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Madiun, dan Kabupaten Pacitan. 

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore