Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2026, 04.39 WIB

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Jatim Perpanjang OMC hingga Akhir Januari 2026

Cuaca ekstrem di Surabaya, adanya potensi hujan es selama tiga hari ke depan, warga diminta waspada. (Riana Setiawan / Jawa Pos)

JawaPos.com - Cuaca ekstrem masih mengintai di wilayah Jawa Timur. Untuk mengatasinya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga akhir Januari 2026.

Kalaksa BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto mengatakan bahwa keputusan memperpanjang OMC diambil atas arahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, setelah melihat potensi cuaca ekstrem yang disampaikan BMKG.

"Dari data yang dirilis BMKG Juanda, musim hujan yang berpotensi menjadi cuaca ekstrem di Jawa Timur akan berlanjut pada Bulan Januari hingga Februari 2026 mendatang," tutur Gatot di Surabaya, Selasa (6/1).

Potensi curah hujan di bulan Januari 2026 diperkirakan mencapai sekitar 58 persen dan Februari sebanyak 22 persen. Hal ini menjadi perhatian serius BPBD Jawa Timur bersama BPBD di 38 Kabupaten/ Kota.

"Atas arahan ibu Gubernur, kami juga melanjutkan langkah strategis penanganan cuaca ekstrem, berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang akan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 31 Januari nanti," imbuhnya.

Kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem ini, sudah dimulai sejak 1 Januari 2026. Sebanyak 7 Sorti sudah dilakukan dengan sasaran wilayah Selatan Jatim, Selatan Pulau Madura dan di barat Jatim.

"Khusus untuk Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang Desember 2025 lalu, jumlahnya mencapai 50 sorti, dengan sasaran di berbagai wilayah di Jawa Timur," beber Kalaksa Gatot Soebroto.

Dalam kesempatan yang sama, Gatot menyampaikan bahwa sepanjang 2025 terjadi 531 kejadian bencana di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah bencana hidrometeorologi.

Jenis bencana hidrometeorologi meliputi banjir sebanyak 149 kejadian, angin kencang sebanyak 147 kejadian, dan tanah longsor sebanyak 21 kejadian. Kondisi ini dipicu cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur secara merata.

Selain memperpanjang OMC, sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Jatim juga melakukan upaya mitigasi, seperti normalisasi dan bersih-bersih sungai, hingga melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat. 

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore