Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Februari 2026, 00.38 WIB

Kebun Binatang Surabaya Tetap Dipadati Ribuan Pengunjung Usai Digeledah Kejati Jatim

Ribuan wisatan tampak menikmati momen liburan akhir pekan di Kebun Binatang Surabaya, Minggu (8/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ribuan wisatan tampak menikmati momen liburan akhir pekan di Kebun Binatang Surabaya, Minggu (8/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Tempat wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS) tetap ramai dikunjungi wisatawan, meski baru saja digeledah oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait dugaan korupsi pengelolaan keuangan.

Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, Minggu siang (8/2), kawasan KBS di Jalan Setail Nomor 1, Darmo, terlihat ramai. Ribuan pengunjung antusias menyaksikan dan berinteraksi dengan beragam koleksi satwa.

Selain menikmati satwa, beberapa wisataj juga sibuk mengabadikan momen dengan ponsel dan bersantai sambil kulineran. Suasana hangat akhir pekan menunjukkan bahwa KBS menjadi destinasi favorit di Surabaya.

Salah seorang warga Candi, Sidoarjo, Dony Setiawan, mengaku belum mengetahui adanya penggeledahan kantor Kebun Binatang Surabaya (KBS) beberapa hari lalu. Meski begitu, ia termasuk pengunjung yang rutin berlibur ke KBS.

"Tidak tahu, baru tahu ini. Semoga masalahnya cepat selesai dan KBS bisa lebih baik lagi. Saya sih yang penting hewan-hewannya tetap terawat dan fasilitasnya terjaga," ucap Dony kepada JawaPos.com, Minggu (8/2).

Karyawan swasta berusia 32 tahun itu bercerita bahwa dirinya kerap menghabiskan akhir pekan bersama istri dan 2 anaknya di KBS. Selain lokasinya dekat, Kebun Binatang Surabaya dinilai cocok sebagai sara rekreasi dan edukasi.

Sementara itu, Direktur Operasional PDTS KBS, Nurika Widyasanti mengatakan kabar penggeledahan kantor oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, tidak memengaruhi jumlah pengunjung.

"Tidak berpengaruh ya, terbukti kita tadi datang ke sini aja apalagi hari Minggu. Wah, itu pembeludaknya bukan main. Misal pengunjung Sabtu 10 ribu, itu Minggu bisa naik 20 - 30 ribu per harinya," ucap Nurika.

Terlebih dalam waktu dekat, banyak momentum libur panjang, seperti Hari Raya Tahun Baru Imlek, Hari Valentine, menjelang Bulan Ramadhan, dan Hari Raya Idul Fitri 2026, yang mana kerap terjadi lonjakan pengunjung.

"Jika dikomparasikan antara 2024 dan 2025 itu juga terjadi peningkatan pengunjung kurang lebih 5 persen. Selama 2024 itu KBS dikunjungi 1,99 juta sekian, dan pada 2025 naik menjadi 2,10 juta sekian pengunjung per tahun, cukup signifikan alhamdulillah," imbuhnya.

Sebagai informasi, Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggeledah Kantor PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, Kamis sore (5/2), sebanyak 4 box dokumen diamankan.

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan Kebun Binatang Surabaya, yang kini sudah masuk ke tahap Penyidikan.

Kasi Penyidikan Kejati Jatim, John Franky Yanafia Ariand mengatakan bahwa pelaksanaan penggeledahan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: Print-339/M.5.5/Fd.2/02/2026.

"Sebagai tindak lanjut, pada hari ini Kamis, 5 Februari 2026 Tim Penyidik Kejati Jatim telah melaksanakan penggeledahan di lingkungan Kantor PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya," ucapnya, Jumat (6/2).

Dalam pelaksanaan penggeledahan, Tim Penyidik melakukan penyegelan terhadap beberapa ruangan, meliputi kantor administrasi dan keuangan, ruang direksi, ruang bagian keuangan, ruang pengadaan, dan ruang arsip.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore