Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Februari 2026, 01.45 WIB

Duka Menyelimuti Surabaya, Jenazah Ketua DPRD Adi Sutarwijono Tiba di Grand Heaven

Jenazah Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono tiba di Grand Heaven. Warga dan kolega beri penghormatan terakhir penuh duka di Surabaya, Rabu (11/2). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Suasana duka menyelimuti Grand Heaven Surabaya, Rabu (11/2), atas berpulangnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono pada Selasa

Dari pantauan JawaPos.com, jenazah politikus yang akrab disapa Awi ini tiba di Grand Heaven Surabaya pada Rabu (11/2) sekitar pukul 16.42 WIB, diiringi iring-iringan mobil dari pihak keluarga serta pengurus PDI Perjuangan.

Puluhan karangan bunga bertuliskan ucapan bela sungkawa juga memenuhi beberapa sudut Grand Heaven. Tidak sedikit pula warga Surabaya dan kolega yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Beberapa anggota DPRD Kota Surabaya, tampak hadir, seperti Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Golkar, Arif Fathoni, Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi PKB, Laila Mufidah, Ketua Komisi A DPRD, Yona Bagus Widyatmoko.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji juga hadir. Politikus senior yang akrab disapa Cak Ji ini bahkan ikut menjemput jenazah Awi dari Bandara Internasional Juanda dan mengantarnya ke Grand Heaven.

"Tadi saya ikut jemput ke (Bandara) Juanda sampai sini. Mas Awi ini teman, sahabat, orangnya baik, memiliki visi misi cukup bagus (selama menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya)," ucap Cak Ji di Grand Heaven, Rabu (11/2).

Orang nomor dua di Kota Surabaya ini lantas menceritakan kenangan indahnya bersama Awi semasa hidup. Baginya, selain visioner, Awi juga dikenal cukup sederhana, egaliter, ramah, dan mudah bergaul.

Sebagai informasi, Adi Sutarwijono menghembuskan napas terakhirnya di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta Selatan pada Selasa (10/2) sekitar pukul 20.36 WIB, setelah sempat mendapatkan perawatan intensif.

Ketika ditanya mengenai penyakit yang diderita Awi, Cak Ji mengaku baru mengetahui kondisi kesehatan juniornya itu baru-baru ini. Namun untuk detail tentang penyakitnya, Cak Ji menjawab tidak tahu.

"Saya gak tau sakitnya apa, karena terakhir ketemu juga sebelum rakernas (PDI Perjuangan di Jakarta, 12 Januari 2026), setelah itu gak pernah ketemu dan dapat kabar sakit ya baru-baru ini," ucap Cak Ji.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore