Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Februari 2026, 06.24 WIB

Berbeda Awal Ramadhan, Muhammadiyah Jatim: Sudah Biasa, Tetap Saling Menghargai

Salat Tarawih perdana umat Muhammadiyah di Masjid Al Mufidah, Ketintang, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Selasa malam (17/2). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com-Pemerintah RI resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama di Jakarta Pusat, Selasa (17/2).

Sementara Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan pada Rabu, 18 Februari. Artinya, umat Muhammadiyah sehari lebih dulu melaksanakan Salat Tarawih dan ibadah puasa.

Perbedaan penetapan awal Ramadhan ini bukan lah yang pertama kali terjadi. Pada 2024, pemerintah RI menetapkan 1 Ramadhan 1445 H pada 12 Maret 2024 melalui sidang isbat.

Sementara Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada 11 Maret 2024. Kejadian ini menunjukkan bahwa perbedaan waktu bukan hal baru dalam menentukan Ramadhan.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sukadiono, menanggapi perbedaan ini dengan santai. Ia menyebut perbedaan sudah lumrah jadi tak perlu dibesar-besarkan.

Ia bersyukur umat Muhammadiyah dan jemaah organisasi Islam lain di Indonesia bisa saling toleransi. "Kami sangat berharap warga Muhammadiyah bisa menjaga kesantunan," ucap Sukadiono, Selasa (17/2).

Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya itu juga mengimbau umat Muhammadiyah di Jawa Timur agar salat Tarawih perdana dilakukan dengan tertib. Imbauan ini tanpa menyinggung kelompok agama lain.

"Ya tentu kami menginformasi kepada warga Muhammadiyah untuk melakukan Salat Taraweh perdana dengan tertib, tanpa menyinggung kelompok lain, volume speakernya dibatasi, dan jangan show of force," imbuhnya.

Sukadiono juga mengungkapkan bahwa sekitar 8 juta umat Muhammadiyah di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur mulai melaksanakan Salat Tarawih pada Selasa malam (17/2). Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi umat Muhammadiyah di wilayah tersebut.

"Kalau warga Jatim, ada 8 jutaan umat Muhammadiyah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Ya Insyaallah akan melakukan Salat Tarawih pada malam hari ini," beber Sukadiono.

Berdasarkan data internal, tercatat 5.400 masjid dan musala Muhammadiyah di Jawa Timur. Seluruh tempat ibadah tersebut akan digunakan umat Muhammadiyah untuk Salat Tarawih perdana.

Salah satunya Masjid Al Mufidah di Jalan Ketintang Nomor 45, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, tempat lebih dari 500 umat Muhammadiyah khusyuk salat Tarawih perdana Selasa malam.

"Jadi dengan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk 1 Ramadhan kita akan datang tanggal 18 Februari 2026, jadi Rabu besok dan malam ini kita mulai melaksanakan Salat Tarawih," pungkas Sukadiono. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore