Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Februari 2026, 15.11 WIB

Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp 40 Miliar untuk Tambal Jalan Berlubang Tahun Ini

Petugas DSDABM tengah memperbaiki jalan berlubang di Surabaya. tahun ini Pemkot Surabaya menganggarkan Rp 40 miliar untuk perbaikan jalan. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun ini menggelontorkan sekitar Rp 40 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan. Terutama untuk memperbaiki jalan berlubang yang kerap dikeluhkan warga.

Kabar ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

"Anggarannya sekitar Rp 40 miliar, hampir sama dengan tahun kemarin (2025). Jadi di samping pembangunan (jalan), kita juga ada pemeliharaan rutin," tutur Syamsul di Surabaya, Sabtu (21/2).

Untuk mempercepat penanganan jalan berlubang, Pemkot mengerahkan sembilan tim Satgas perbaikan jalan yang mampu menghabiskan hingga 60 ton hotmix (aspal beton) per hari.

"Jadi di DSDABM itu juga punya Satgas Khusus untuk perbaikan jalan, sehingga setiap ada laporan atau temuan di lapangan, tim bisa langsung bergerak cepat tanpa harus menunggu lama," imbuhnya.

Ia menuturkan bahwa Satgas perbaikan jalan tersebut terdiri dari sembilan tim yang terbagi dalam lima rayon. Mereka setiap hari berkeliling untuk memantau kondisi jalan di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

"Kalau ada jalan berlubang itu dilaporkan, kemudian langsung ditindaklanjuti. Itu untuk percepatan perbaikan jalan, supaya masyarakat tidak terlalu lama terganggu aktivitasnya," terang Syamsul.

Di sisi lain, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Surabaya, Dedy Purwito, menjelaskan bahwa setiap tim telah dilengkapi armada dan peralatan lengkap untuk mendukung pekerjaan di lapangan.

“Jadi dalam sehari kita bisa menghabiskan 50-60 ton hotmix, tergantung tingkat kerusakannya. Mereka (satgas) ada armada truk untuk mengangkut hotmix, sehingga distribusi material ke titik perbaikan bisa cepat," ucap Dedy.

Selain truk pengangkut hotmix, setiap tim Satgas juga dilengkapi kendaraan pickup serta peralatan pemadatan seperti stamper dan roller. Masing-masing tim bisa membawa 8-9 ton hotmix di masing-masing truknya.

Meski telah memiliki Satgas Khusus, DSDABM Kota Surabaya tetap membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan kerusakan jalan melalui berbagai kanal resmi Pemkot Surabaya.

"Partisipasi warga terkait jalan-jalan yang rusak atau berlubang bisa melalui aplikasi WargaKu, telepon ke Call Center 112, sehingga Satgas kami bisa segera menurunkan tim ke lokasi," tukasnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore