Ilustrasi kegiatan pembelajaran di kelas. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menetapkan jadwal pembelajaran selama bulan puasa Ramadhan 2026 untuk seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP.
Termasuk SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Negeri dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Kabar ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati.
Ia mengatakan Dispendik Surabaya membagi dua skema pembelajaran selama bulan puasa, yakni pembelajaran mandiri di rumah masing-masing pada 18 - 21 Februari dan pembelajaran di sekolah pada 23 Februari - 14 Maret 2026.
"Pasca pembelajaran Ramadhan, peserta didik akan menjalani masa libur dan penugasan yang diharapkan diisi dengan kegiatan silaturahmi bersama keluarga dan masyarakat, pada 16 - 27 Maret 2026," ucap Febri, Minggu (22/2).
Sementara libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bagi guru dan tenaga kependidikan di Surabaya berlangsung pada 18 - 24 Maret 2026. Peserta didik akan kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026.
"Selama masa libur, satuan pendidikan juga wajib mengatur jadwal piket dan memastikan kondisi sekolah aman, termasuk mematikan aliran listrik, air, dan hal penting lainnya,” imbuhnya.
Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Bersama Mendikdasmen, Menag, serta Mendagri Nomor 5, Nomor 2, dan Nomor 400.1/857/SJ Tahun 2026 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026.
Dalam surat edaran tiga menteri tersebut, diatur pula durasi jam pembelajaran selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, yang cenderung lebih singkat dibandingkan hari-hari normal.
"Untuk jenjang SD dan sederajat, satu jam pelajaran yang tadinya 35 menit, selama Ramadhan dipangkas menjadi 25 menit, jenjang SMP dan sederajat 30 menit, PKBM Paket C setara SMA selama 35 menit," beber Febri.
Kebijakan jadwal pembelajaran selama bulan Ramadhan ini telah disampaikan kepada kepala satuan pendidikan negeri dan swasta di Kota Pahlawan, melalaui surat resmi dari Pemerintah Kota Surabaya.
"Pemkot Surabaya berharap momentum Ramadan tidak hanya menjadi waktu penyesuaian pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebajikan," pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
