Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 04.18 WIB

RPH Jamin Stok Daging Sapi di Surabaya Aman hingga Lebaran 2026, Tak Perlu Panik Rek!

Ilustrasi petugas RPH Surabaya sedang melakukan proses pemotongan hewan, sebelum didistribusikan ke pasaran. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda menjamin stok daging sapi pada bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dalam kondisi aman. Oleh karena itu, warga Surabaya diimbau tidak panik.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, menyampaikan bahwa pihaknya bersama mitra jagal telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan distribusi berjalan lancar.

“Pasokan sapi hidup saat ini dalam kondisi cukup dan terjaga. Ketersediaan ini penting agar harga daging tetap stabil dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi,” ucapnya, Selasa (24/2).

Fajar tak menampik bahwa harga sejumlah komoditas, termasuk daging sapi, kerap kali melonjak menjelang Lebaran, namun, dengan stok yang tersedia, ia optimis suplai daging sapi di Kota Pahlawan tetap terkendali.

Berdasarkan pemantauan terbaru melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok (SISKAPERBAPO) Jawa Timur per 24 Februari 2026, harga daging di pasar-pasar Surabaya terpantau stabil.

Harga daging sapi paha belakang tercatat Rp 115.833 per kilogram, sama seperti harga periode sebelumnya. Hal ini menandakan pasokan serta distribusi berjalan lancar sehingga harga tetap stabil.

“Menjelang Idulfitri, diperkirakan terdapat penyesuaian bertahap (harga daging sapi) sekitar Rp 5.000 per kilogram. Penyesuaian ini dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali," imbuhnya.

Rumah Potong Hewan Surabaya juga menjamin kualitas daging yang beredar di pasar-pasar wilayah Surabaya. Sebab, seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Fajar mengimbau masyarakat Surabaya untuk tidak khawatir dengan melakukan pembelian secara berlebihan. Dengan stok yang tersedia dan pola distribusi yang terpantau, suplai daging diyakini tetap terkendali.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Tidak perlu melakukan pembelian berlebih karena suplai sapi hidup aman. Masyarakat dapat memilih daging hasil pemotongan RPH yang kualitasnya terjaga," pungkas Fajar. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore