
Masyarakat Surabaya dan sekitarnya menikmati suasana ngabuburit di Tugu Pahlawan. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyulap Tugu Pahlawan menjadi pusat ngabuburit Ramadan 2026, dengan konsep hiburan rakyat yang dipadukan edukasi sejarah dan pasar murah.
Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma’munah, menuturkan kegiatan ngabuburit di kawasan Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember digelar selama tiga hari, yakni 28 Februari - 1 Maret 2026, pukul 15.00 - 21.00 WIB.
“Pengunjung yang datang rata-rata keluarga dan anak-anak muda. Ini menjadi alternatif kegiatan positif bagi warga Surabaya untuk mengisi waktu ngabuburit di Tugu Pahlawan,” ujar Saida, Minggu (1/3).
Tidak hanya berburu takjil, warga yang datang ke Tugu Pahlawan juga disuguhi beragam hiburan sambil menunggu waktu azan Maghrib. Mulai dari permainan tradisional, hiburan Islami, hingga kuis sejarah.
Menjelang azan Magrib, suasana di Tugu Pahlawan kian khusyuk lewat tausiah singkat dari FKUB. Setelah itu, panggung diisi musik Islami, dagelan, hingga penampilan Ludruk RRI yang melegenda.
Pada hari penutupan, hiburan semakin semarak dengan kehadiran The Luntas. Anak-anak Rumah Kreatif binaan Pemkot Surabaya, termasuk penyandang disabilitas, turut tampil memeriahkan panggung.
"Hari ini penutupan kegiatan ngabuburit di Tugu Pahlawan, ini momentum terbaik bagi warga untuk menikmati perpaduan hiburan, kuliner, dan edukasi sejarah dalam satu kawasan bersejarah di Surabaya," imbuhnya.
Selama acara berlangsung, Museum Sepuluh Nopember tetap dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Pengunjung dapat mengikuti kuis edukatif seputar sejarah perjuangan Surabaya sekaligus menelusuri kembali peristiwa 10 November.
“Museum tetap kami buka hingga pukul 21.00 WIB. Operasional berjalan seperti biasa, dan kami menambahkan kuis-kuis menarik untuk anak-anak maupun anak muda yang berkunjung, agar pengalaman ke museum semakin seru dan edukatif,” terang Saida.
Dengan tiket masuk mulai Rp 5.000, masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara sekaligus berkunjung ke museum. Tiket dapat dipesan melalui laman tiketwisata.surabaya.go.id.
Panitia menyediakan kursi, namun warga juga diperbolehkan membawa tikar atau kursi lipat sendiri. Meski mengusung konsep santai, kebersihan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung.
“Terkait target kunjungan, kami optimistis tahun ini bisa mencapai sekitar 500 pengunjung per hari. Bagi warga Surabaya yang masih mencari tempat ngabuburit, silakan datang ke Tugu Pahlawan," pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
