Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 November 2025, 19.44 WIB

Komdigi Luncurkan Tunasdigital.id untuk Ciptakan Ruang Digital Aman bagi Anak

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid di SMAN 92 Jakarta. (Humas Kementerian Komdigi) - Image

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid di SMAN 92 Jakarta. (Humas Kementerian Komdigi)

JawaPos.com - Saat ini para orang tua di Indonesia memiliki acuan praktis untuk menjaga anak-anak tetap aman di dunia maya. Melalui situs Tunasdigital.id, pemerintah mengajak para bunda berbagi pengalaman dalam melindungi si kecil dari paparan konten berbahaya.

Platform ini resmi diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam acara bertema “Aman dan Sehat Digital Sejak Dini” yang digelar di Jakarta pada Sabtu (1/11).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa peluncuran Tunasdigital.id merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.

Inisiatif tersebut menjadi tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal dengan PP Tunas.

Melalui Tunasdigital.id, pemerintah berupaya mencegah anak-anak terpapar konten negatif, eksploitasi, serta pelecehan daring, sekaligus mengantisipasi penggunaan gawai yang berlebihan dan berpotensi mengganggu kesehatan mental anak serta melindungi data pribadinya.

“Tunasdigital.id bisa menjadi kanal pengetahuan bagi bunda-bunda untuk kemudian mengerti bagaimana membawa anaknya di era digital,” ujar Meutya Hafid.

Menkomdigi menjelaskan bahwa platform ini tidak hanya memuat teori, tetapi juga menampilkan berbagai pengalaman dari para bunda, tips pengawasan anak di dunia maya, serta materi edukatif dari para pakar.

“Konten dari para pakar sangat penting, misalnya terkait mana sih aplikasi yang aman untuk anak, mana aplikasi yang untuk umur dewasa, mana games yang bisa dimainkan untuk anak-anak usia sekian dan mana games yang belum boleh,” tambah Meutya.

Secara keseluruhan, Tunasdigital.id menjadi panduan konkret dalam penerapan PP Tunas Nomor 17 Tahun 2025.

Sementara itu, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menuturkan bahwa melalui PP Tunas dan Tunasdigital.id, pihaknya ingin mendampingi keluarga Indonesia agar mampu menjaga anak-anak di dunia digital melalui hal-hal sederhana.

“Ini adalah sebuah gerakan literasi digital yang membekali orang tua agar anak-anak bisa memilah informasi, menjaga etika online, serta menjelajahi dunia maya dengan aman. Sehingga anak tumbuh cerdas secara digital dan membawa sikap bijaknya ke dunia nyata,” jelas Fifi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore