Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Oktober 2025, 15.17 WIB

Orang yang Melewatkan Makan Siang dan Malah Ngemil Biasanya Menunjukkan 6 Ciri Halus Ini, Kata Psikologi

ilustrasi orang yang makan camilan. (freepik) - Image

ilustrasi orang yang makan camilan. (freepik)

JawaPos.com – Sebagian orang menantikan makan siang sebagai momen puncak hari kerja mereka, sementara yang lain tampaknya melewatkan hal tersebut.

Menurut psikologi, pola makan sering kali mengungkapkan lebih banyak hal tentang kepribadian, kebiasaan, dan pola pikir seseorang.

Orang-orang yang cenderung melewatkan makan siang dan makan camilan sering kali memiliki beberapa ciri ini, seperti dilansir geediting.

  1. Mereka berorientasi pada tujuan

Mereka sering kali begitu asyik dengan apa yang dilakukan sehingga mengesampingkan kebutuhan fisik seperti makan siang biasanya berfokus pada tujuan.

Ini bukan soal ketidakpedulian terhadap makanan namun memprioritaskan hasil.

Sisi negatifnya adalah melewatkan makan dapat mengakibatkan kelelahan, mudah tersinggung, dan bahkan kelelahan dalam mengambil keputusan di kemudian hari.

  1. Mereka lebih menyukai kontrol dan struktur

Orang yang suka ngemil alih-alih konsumsi makanan berat sering kali mendambakan rasa kontrol.

Mengemil memungkinkan mereka memilih kapan dan berapa banyak mereka makan, tanpa terikat pada jadwal tetap atau porsi besar.

  1. Mereka kesulitan dengan kesadaran penuh

Mengemil sering kali otomatis.

Sebelum Anda menyadarinya, makan siang telah datang dan berlalu tanpa Anda benar-benar mencicipi atau menikmati apa pun.

Kurangnya kesadaran seputar makan mencerminkan kesulitan untuk tetap hadir.

  1. Mereka rentan terhadap kecemasan atau terlalu banyak berpikir

Bagi sebagian orang, melewatkan makan siang bukan soal waktu, melainkan soal emosi.

Saat cemas atau sibuk, respons stres tubuh dapat menekan nafsu makan.

Alih-alih merasa lapar, Anda mungkin merasa gelisah atau terlalu terstimulasi secara mental.

Mengemil kemudian menjadi mekanisme penanggulangan, sesuatu yang kecil dan dapat dikendalikan pada saat-saat kekacauan batin.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore