Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 01.19 WIB

Pemkot Pekanbaru Bentuk TPF Selidiki Kematian Murid SD Diduga akibat Perundungan

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendatangi rumah korban diduga akibat perundungan di sekolah. (Bayu Agustari Adha/Antara) - Image

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendatangi rumah korban diduga akibat perundungan di sekolah. (Bayu Agustari Adha/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Provinsi Riau, membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) terkait dugaan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 108. Korban meninggal dunia, diduga akibat perundungan oleh teman sekelasnya.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengaku telah memerintahkan TPF yang diketuai Kepala Dinas Pendidikan. Dia juga meminta Dinas Pendidikan melakukan pendampingan.

”Penting untuk mencari faktanya, karena saya tidak ingin ada terjadi kasus perundungan. Kalau memang ini karena perundungan, harus menjadi evaluasi ke depan,” kata Wali Kota Agung Nugroho seerti dilansir dari Antara di Pekanbaru, Kamis (27/11).

Agung Nugroho mengaku sangat berduka atas meninggalnya murid SDN Kelas VI tersebut. Bahkan wali kota langsung mendatangi rumah korban untuk bertemu dengan kedua orang tua korban yang meninggal dunia pada Minggu (23/11).

”Saya atas nama Pemkot Pekanbaru turut menyampaikan duka cita yang mendalam. Saat mendengar kabar, saya langsung ke rumah korban dan membawa Kepala Dinas Pendidikan,” sebut Agung Nugroho

Saat ini, lanjut Agung, pihak korban telah melaporkan secara resmi kasus tersebut kepada kepolisian. Pemkot Pekanbaru mendukung penuh langkah tersebut untuk menjadikan persoalan ini lebih terang benderang.

”Bila perlu dinas berperan aktif dalam membantu kepolisian agar kasus tersebut ini bisa terungkap,” tandas Agung Nugroho.

Orang tua MAR, 13, telah membuat laporan di Kepolisian Resor Kota Pekanbaru pada Selasa (25/11). Kuasa Hukum Keluarga korban Suroto menyebutkan, sekolah mengetahui bahwa telah terjadi perundungan karena pada peristiwa pertama sekolah sempat memediasi perdamaian.

”Penyangkalan sekolah yang menyatakan tak mengetahui peristiwa perundungan itu membuat pihak keluarga sedih," ucap Suroto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore