Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Desember 2025, 13.53 WIB

10.949 Jiwa dan 3.511 Rumah Terdampak Banjir di Balangan Kalsel

Rumah warga terdampak banjir bandang di Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. (Ragil Darmawan/Antara) - Image

Rumah warga terdampak banjir bandang di Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. (Ragil Darmawan/Antara)

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), melaporkan sebanyak 10.949 jiwa terdampak dan 3.511 unit rumah terendam banjir. Banjir melanda 27 desa tersebar pada tujuh kecamatan di Balangan.

”Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir hingga 3 Januari 2026,” kata Bupati Balangan Abdul Hadi seperti dilansir dari Antara.

Dia menyampaikan keprihatinan atas musibah banjir yang melanda sejumlah desa khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong.

”Saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kecamatan Tebing Tinggi, Halong, dan lainnya. Semoga masyarakat yang terdampak tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan ini,” tutur Abdul Hadi.

Hadi menegaskan proses penanganan pasca banjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, serta relawan. Fokus utama saat ini adalah pembersihan lumpur dan sisa material banjir agar rumah warga dan fasilitas umum dapat kembali difungsikan.

Sementara itu, Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang terjadi sejak Sabtu (27/12) pagi di sejumlah desa. Khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi.

”Untuk mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak, saya telah menginstruksikan personel Polres Balangan dan BKO Brimob Yon Tabalong untuk turun langsung membantu pembersihan lumpur dan sisa material pascabanjir bersama Pemkab Balangan, TNI, masyarakat, dan relawan,” ujar Yulianor.

Selain meninjau lokasi banjir, rombongan Forkopimda Balangan juga berdialog dengan warga terdampak serta menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan mendesak. Seperti popok bayi, sabun, lilin, dan kebutuhan lain.

Rombongan juga meninjau Posko Penanganan Bencana yang berada di halaman Kantor Camat Tebing Tinggi. Kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi di Aula Kecamatan Tebing Tinggi untuk membahas langkah keberlanjutan penanganan dampak pasca banjir.

Selain Kabupaten Balangan, banjir juga melanda beberapa kabupaten lain di Provinsi Kalsel, yang disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Jumat (26/12) malam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore