Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Januari 2026, 22.06 WIB

Akui Ada Pungli Angkutan Bantuan Bencana Aceh, Kadishub Palembang: Pelakunya Pegawai BPTD Sumsel

Ilustrasi pungli. - Image

Ilustrasi pungli.

JawaPos.com - Kepala Dinas Perhubungan Palembang Agus Priyanto mengakui adanya pemalakan alias pungli terhadap mobil angkutan bantuan bencana yang hendak menuju Aceh di Terminal Karya Jaya Palembang.

Pemalakan itu dilakukan oleh oknum anggota Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Selatan.

Agus memastikan bahwa pelaku pemalakan itu bukan merupakan anggota Dishub Palembang meski saat itu berada di lokasi kejadian pemalakan terhadap mobil bantuan bencana yang hendak ke Aceh.

"Masalah itu memang terjadi dan memang dilakukan oleh salah satu karyawan di BPTD (Sumatera Selatan)," ujarnya dalam keterangan video, Kamis (8/1).

Terkait petugas Dishub Palembang yang saat itu terlihat di Terminal Karya Jaya, Agus mengatakan bahwa saat itu petugas memang sedang ada kegiatan untuk mengawasi berat angkutan barang yang masuk ke kota Palembang.

"Jadi memang di situ ada petugas Dinas Perhubungan terkait dengan angkutan barang yang akan memasuki dalam kota Palembang," ucapnya.

Sebelumnya, viral di media sosial mobil angkutan bantuan bencana untuk korban di Aceh dipalak di Terminal Karya Jaya.

Dalam video yang beredar, mobil angkutan bantuan bencana untuk Aceh itu dikenakan pungli sebesar Rp 150 ribu per mobil. Dalam video, korban menyebut bahwa pelaku pemalakan adalah oknum Dishub.

Terlihat juga bahwa petugas dengan menggunakan rompi oranye menyetop berbagai kendaraan angkutan. Sementara transaksi pungli itu diduga dilakukan di warung sekitar terminal.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore